selalu.id - PDAM Surya Sembada Surabaya mulai menerapkan penyesuaian tarif air untuk konsumennya. PDAM menyebut akan memberlakukan aturan tegas terkait subsidi bagi konsumen. Hal ini diungkap oleh Direktur Utama PDAM Surya Sembada, Arief Wisnu.
"Berkeadilan itu, siapa yang pantas disubsidi ya harus disubsidi, yang tidak pantas ya harus dicabut,"kata Direktur Utama PDAM Surya Sembada Arief Wisnu, Rabu (21/11/2022).
Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa IzinĀ
Arief Wisnu mengatakan, rencana tersebut tentu tidak dengan biaya yang sedikit. Pihaknya, saat ini sedang menghitung untuk prinsip tarifnya dan nantinya yang memutuskan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
"Nanti kami sampaikan lagi ke Wali Kota, mungkin 1-2 hari ini diharapkan beliau sudah memutuskan. Kalau angka, hampir tiap tahun sekitar 50-60 miliar angka subsidinya,"ujarnya.
"Soal keputusan akhir, bagaimana subsidinya dan siapa yang disubsidi itu hak sepenuhnya dari Wali Kota, karena batas akhir penetapan adalah akhir bulan November 2022,"lanjutnya.
Wisnu menyampaikan, penyesuaian tarif tersebut sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur Jatim. Ia menyebut besarannya yakni Rp. 2.659 per meter kubik (batas bawah).
Baca juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United
"Dan angka itu yang menjadi referensi kami.
Saya kira sudah sangat wajar (penyesuain tarif) sudah clear. Kami direksi baru satu tahun tetapi dengan melihat kondisi yang ada. Kemudian melakukan proyeksi mengenai usia teknis dari peralatan produksi, saya pikir ini sesuatu yang wajar untuk dilakukan,"ungkapnya.
Lebih lanjut Wisnu menjelaskan, PDAM Surabaya mempunyai pipa di atas umur kelayakan, yakni secara teknis 30-50 tahun dengan panjang 2.018 Kilometer. Menurutnya, rata-rata biaya sekita 1 miliar per kilometer. Artinya, PDAM butuh 2 Triliun.
"Total panjang pipa sekitar 6.200 kilometer, pelanggan sekarang 608.000 dari target 618.000, itu baru ngomong pipa,"jelasnya.
Baca juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang
Ia menambahkan, produksi air bersih PDAM Surabaya saat ini tersalur melalui pipa-pipa tua yang di dalamnya sudah banyak kotoran. Sehingga, pipa-pipa tersebut, seharusnya sudah diganti.
"Kualitas (air bersih) yang dikirimkan ke pelanggan terdampak. Ini yang kami prioritaskan secara bertahap. Makanya tahun ini 150 kilometer, kami berusaha untuk konsisten pertahun, kalau Ndak dilakukan, seperti kami menanam bom waktu,"pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi