Ini Langkah Pemkot Atasi Masalah Jamban di Surabaya

Reporter : Ade Resty
Balai Kota Surabaya

selalu.id - Wali Kota Surabaya berencana membuat Perwali terkait banyaknya permintaan jamban dari warga. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro.

Agus menyebut bahwa saat ini sebanyak 8 ribu permintaan jamban dari warga dan pemerintah kota menargetkan akan diselesaikan pada tahun 2023.

Baca juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Menyikapi hal ini, Hebi menyebut harus dibuatkan perwali dengan alasan kuat pembuatan jamban untuk warga.

"Jadi penerima jamban itu alasannya harus kuat harus jelas,"kata Hebi, saat dihubungi, Rabu (2/11/2022).

Baca juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Menurutnya, warga yang tak punya jamban itu, kebanyakan berada di lahan perairan atau rumah-rumah yang ada di pinggir sungai. Sehingga, pihaknya sulit melaksanakan pemenuhan jamban di tempat tersebut.

"Saat ini kita sedang mengubah Perwali agar jamban tersebut bisa dilaksanakan. Meskipun alasannya tidak jelas. Karena itu dipertimbangkan karena kesehatan dan lingkungan," jelasnya.

Baca juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan pemasangan ratusan jamban setiap tahunnya. Namun, pada 2023 permintaan jamban warga meningkat hingga ribuan.

"Kita sudah melaksanakan pemasangan jamban tahun 2020 ada 400 jamban, tahun 2021, 300 jamban tahun 2022 akan selesai di November ini,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru