Polisi Sempat Minta Pengajuan Jam Kick Off & Pengurangan Penonton di Kanjuruhan

Reporter : Ade Resty
Sisa-sisa kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang

selalu.id - Polisi dalam hal ini Polres Malang sempat meminta pengajuan jam pertandingan Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, diganti sore hari. Namun, ditolak oleh Liga Indonesia Baru (LIB).

Pengamanan Publik, Roger P Silalahi mengatakan, Kepolisian sempat menyarankan untuk mengurangi jumlah penonton di Stadion pun diabaikan oleh Panitia Pelaksana (Panpel)

Baca juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

" Tapi, saran dan permintaan dari Kepolisian terkait jam penyelenggaraan dan pembatasan jumlah penonton ditolak dan diabaikan oleh Panitia Pelaksana,"kata Roger, melalui keterangannya, Senin (3/9/2022).

Berdasar informasi yang berhasil dihimpun selalu.id, Melalui surat dengan nomor B/RISI/X/PAM.3.3./2022, Polres Malang meminta pengajuan kick off dari jadwal pukul 20.00 WIB menjadi pukul 15.30 WIB dengan pertimbangan keamanan. Namun surat tersebut tidak diindahkan.

Roger menjelaskan, permintaan Kepolisian itu bermaksud untuk menurunkan jumlah penonton dan terkait dengan ‘risk assessment’ dan ‘risk management’ yang diperhitungkan dan direncanakan Kepolisian.

"Hal ini, bersikerasnya penyelenggara dan media tayang langsung dapat dianggap meremehkan Kepolisian,"tegasnya.

Baca juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Dengan demikian, kata dia, jumlah anggota yang tersedia terbatas dan hal ini pun terkait dengan permintaan penurunan jumlah penonton.

"Tapi apa mau dikata, pertandingan dimulai, pertandingan selesai, kerusuhan terjadi,"ujarnya.

Lebih lanjut Roger menjelaskan, terkait kapasitas stadion kanjuruhan tersebut hanya mampu menampung sebanyak 42.499 orang dan maksimal angka tiket 42.000 ribu.

Baca juga: 6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

"Kepolisian yang menyarankan untuk menurunkan ke angka 25.000 tiket saja,"ucapnya.

Tercatat data yang menunjukkan supporter yang datang saat itu berjumlah sebanyak 42.288 orang. Artinya, sisa 211 orang diluar supporter yang boleh masuk stadion.

Roger menyebutkan Stadion Kanjuruhan yang memiliki 14 pintu itu menampung jumlah orang melebihi kapasitasnya.

"Bisa dibayangkan, setidaknya 1 pintu harus melayani sekitar 7.265 orang,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru