Produser Laskar Pelangi Bakal Bikin Film Soal Surabaya, Tunggu Tanggal Mainnya!

Reporter : Ade Resty
Diskusi para pembuat film dengan Wali Kota Surabaya

selalu.id - Produser Film Nasional, Avesina Soebli bakal menggarap film romantis di Surabaya, mulai bulan September 2022.

Film yang berjudul 'Karena Cinta Bukan Bayangan' ini, rencananya, akan tayang di bioskop pada awal tahun 2023.

Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Avesine Soebli yang juga produser film dari Sepatu Presiden, Perahu Kertas hingga Laskar Pelangi ini bakal mengenalkan potensi-potensi wisata, kuliner serta budaya Surabaya pada filmnya.

"Semoga film ini bisa dinikmati. InsyaAllah sekitar kuarter pertama tahun depan. Kita akan coba mengajak para pemain-pemain yang sudah dikenal luas, sudah populer," kata Avesina, Rabu (3/8/2022).

Namun, Avesina enggan menyebut nama-nama pemeran film tersebut. Menurutnya harus dirahasiakan agar menjadi suprise.

"Mudah-mudahan jadi surprise yang akan terlibat di dalam film ini," ujarnya.

Ia pun membocorkan sedikit terkait alur cerita itu, yakni bagaimana ketika orang Surabaya itu pergi ke mana pun, maka akan kembali lagi ke Kota Surabaya.

"Ada rasa cinta, Surabaya ini nyawa. Jadi, orang dari manapun pasti pulangnya ke Surabaya. Nah, nyawa ini yang akan kita ceritakan dalam kisah cinta yang sangat manis," ungkapnya.

Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Film tersebut, kata dia, bakal disutradarai oleh Benni Setiawan. Yakni, sosok penulis skenario sekaligus sutradara dalam film Layangan Putus.

"Dulu pernah bikin film di Surabaya, kok kita ini bisa larut di Surabaya ingin balik lagi, ingin balik lagi. Nah, suasana hati ini yang saya ajak di dalam film ini. Karena nyawanya itu beda dengan saya datang ke kota-kota lain," ungkapnya.

Sementara Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi manambahkan, Produser film telah silaturahmi ke Pemkot sekaligus meminta izin akan memproduksi film di Surabaya.

Eri pun mengaku senang Surabaya dipilih sebagai lokasi pembuatan film tersebut. Menurutnya, hal ini sesuai pemikiran dia untuk memperkenalkan Surabaya, bukan hanya dari sisi pekerjaan. Namun, dari seni hiburan.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Karena Surabaya hari ini yang kita kenal kan luar biasa. Ada Tunjungan Romansa, Susur Sungai (Kalimas) nanti Insyaallah juga kita bentuk Kya-kya," kata Eri

Saat ditanya apakah akan terlibat dalam pembuatan film tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi mengaku bakal melihat dulu bagaimana alur ceritanya. Jika dinilai alur cerita film tersebut cocok, ia pun bersedia terlibat di dalamnya.

"Ya kita lihat nanti kalau jadi orang muda ya tidak pantas, saya kan (umur) 45. Kalau misalnya nanti diajak atau diminta ya kita lihat dulu, pantas atau tidak. Kalau pantas ya dilakoni (dijalani)," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru