Berbobot Hampir 1 Ton, Ini Penampakan Empat Sapi Kurban Wali Kota Surabaya

Reporter : Ade Resty
Hewan sapi kurban Wali Kota surabaya, Eri Cahyadi di RPH Surabaya

selalu.id - Hewan Kurban milik Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, telah tiba di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Pegirian, Surabaya.

Sebanyak empat ekor sapi hewan kurban mili Eri Cahyadi tersebut didatangkan dari peternakan di Blitar. Sapi-sapi itu diperkiraan masing-masing memiliki bobot antara 540-960 kilogram.

Baca juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Sapi pertama, berjenis simental dengan usia 3,5 tahun dan telah mengikuti program penggemukan sehingga menghasilkan bobot 960 kilogram.

Kedua, sapi jenis limosin dengan usia 3,5 tahun dan menjalani penggemukan sekitar lima bulan. Saat ini, bobotnya mencapai 875 kilogram.

Ketiga, sapi berjenis simental dengan usia dua tahun dan telah digemukkan selama 3,5 bulan. Kini, bobot sapi tersebut mencapai 540 kilogram.

Baca juga: Siasat Licik Penjual Miras Ilegal di Surabaya Hindari Razia Satpol PP

"(Harganya) beragam. Ada yang Rp 60 juta, ada yang Rp 70 juta," kata Dirut RPH Surabaya, Fajar Isnugroho, Jumat (8/7/2022).

Fajar mengatakan, Selain Wali Kota Eri, sejumlah pejabat juga menempatkan hewan kurbannya dari RPH. Dia merasa senang lantaran rumah potong pimpinannya mendapatkan kepercayaan yang begitu besar.

"Jadi alhamdulilah RPH Surabaya dipercaya Pak Wali Kota, Ketua DPRD, kemudian Panglima Armada, Kapolres Tanjung Perak Surabaya, dan Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak memesan hewan kurban sapi di RPH Surabaya," jelasnya.

Baca juga: Melihat dari Dekat Pasar Induk Surabaya: Fasilitas Lengkap, Bebas Biaya Sewa Lapak

Fajar menyebut, dirinya masih belum mengetahui apakah sapi milik Eri Cahyadi dan pejabat di Kota Surabaya itu bakal ditempatkan di RPH atau didistribusikan ke lokasi pemotongan lain.

"Sapi ini sekarang masih di RPH. masih menunggu arahan apakah akan didistribusikan ke Masjid Muhadjirin atau di RPH untuk masyarakat," ungkapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru