Minggu, 01 Nov 2026 23:41 WIB

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

  • Penulis : Yasin
  • | Minggu, 01 Nov 2026 22:30 WIB
Para pemeran film Piye To Kih? saat special screening di Gressmall Gresik (foto:yasin))
Para pemeran film Piye To Kih? saat special screening di Gressmall Gresik (foto:yasin))

selalu.id - Apa jadinya jika konten kreator sketsa komedi beranjak ke layar lebar. Mungkin itulah fenomena yang terangkum dalam film layar lebar “Piye To Kih?” yang penayangannya akan serempak dilakukan pada 19 November 2026 di seluruh bioskop se-Indonesia.

Pada special screening yang digelar di Gressmall, Gresik (1/11/2026), seuruh pemain sketsa komedi di kanal Youtube Woko Channel ikut hadir dan menyapa penggemarnya di Gresik. Mereka memberikan apresiasi baik untuk film besutan Miracle Pictures itu. 

Baca Juga: Top 5 Berita: Polemik Pasar Tanjungsari hingga Diduga Pelaku Pembacokan Lompat Sungai

Salah satunya Yusrina Izzati yang beruntung mendapat undangan special sreening bersama keluarganya. Ia mengaku sudah lama tidak menonton film Indonesia. Dan saat menonton Piye To Kih?, perempuan berjilbab ini mengaku cukup kaget. 

“Jujur, saya agak speachless. Filmnya bagus dan lucu. Elemen komedi dan dramanya menyatu dengan alami. Saya pikir, menggandeng komedian dari Youtube itu ide yang unik juga,” ungkapnya.

Piye To Kih? dibintangi pemeran Woko Channel seperti Heri Chandra sebagai Mukidi, Sutrisno Agung sebagai Gendut, Eko Dunung sebagai Penyok, Wiyono sebagai Pak Nggalino, dan Rizka Oktavia sebagai Mbak Mintul. Keempatnya beradu akting dengan aktris Dara Sarasvati sebagai Sukma dan Gabriella Desta sebagai Bunga.

Aktris Gabriella Desta mengaku senang bisa memerankan Bunga pada film Pie To Kih?. Apalagi film ini menggandeng para cast yang belum sama sekali menginjakkan kaki di layar lebar.

Baca Juga: Viral Poster Wanita Tanpa Busana Lagi Open BO-VCS di Mal Gresik

“Pas aku tau kalau film ini join sama teman-teman di Woko Channel ini, aku langsung seneng aja, karena bisa ketemu sama calon-calon aktor yang baru, dengan komedi-komedi yang fresh” ungkap aktris yang juga model berdarah Bali itu.

Sementara Heri Chandra sebagai Mukidi sang pemeran utama, mengaku mengalami tatangan tersendiri untuk bisa adaptasi dengan proses berperan di film.

“Saya sangat bingung awalnya. Karena sebelumnya di Woko Channel adegannya kocak pisuh-pisuhan, sedangkan di film ini kan saya harus adegan romantis dan nangis. Apalagi harus berbahasa Indonesia lagi,” ujar Heri yang spontan ditanggapi tawa para pemeran yang lain.

Baca Juga: Wanita Bunuh Pacarnya di Gresik, Anak Lurah asal Surabaya Tewas

Piye To Kih? merupakan drama komedi dengan elemen supranatural. Cerita film ini membahas perjalanan Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan beda alam dan beda keyakinan. Pertemuan itu membawanya pada perjalanan Mukidi tentang cinta, persahabatan, keluarga, kehilangan, kejujuran, hingga keberanian memperbaiki hidup.

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.

Syaiful Mahdi Terpilih jadi Ketum KONI Nganjuk, Berikut Gebrakan yang Disiapkan

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi pun mendorong pengembangan sport center berbasis sport science dengan menggandeng perguruan tinggi dan insan pers.