Nenek yang Dirampok Itu Tetangga Wakil Ketua DPRD Surabaya, Minta Pelaku Segera Ditangkap

Reporter : Ade Resty
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, bergerak cepat untuk meningkatkan keamanan lingkungan setelah tetangganya menjadi korban perampokan di Rungkut Kidul gang 2 SS.

Politikus Partai Golkar tersebut berencana membantu pemasangan kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) di kawasan tempat tinggalnya. 

Baca juga: Nenek Penjual Rujak di Surabaya jadi Korban Perampokan Sadis, Emas 30 Gram Raib

Toni, sapann akrabnya, mengatakan telah berkomunikasi dengan Ketua RW setempat untuk membahas rencana pemasangan CCTV. Ia berharap keberadaan kamera pengawas dapat membantu meningkatkan keamanan sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.

“Saya juga sudah berkomunikasi dengan Ketua RW. Insya Allah dalam waktu dekat kami bantu pemasangan CCTV di area tersebut,” katanya, Selasa (3/11/2026).

Toni mengaku prihatin atas peristiwa yang menimpa Rohmani. Menurutnya, korban merupakan perempuan lansia yang sehari-hari berjualan rujak untuk menafkahi keluarga.

“Ini peristiwa memilukan, mengingat korban adalah ibu lansia yang berjuang menafkahi keluarga dengan berjualan rujak,” ungkapnya.

Perampokan tersebut terjadi pada 2 November 2026. Dalam kejadian itu, pelaku menganiaya korban hingga tidak berdaya sebelum mengambil dua kalung emas yang dikenakan Rohmani.

Baca juga: Sekolah Gratis Disorot, DPRD Surabaya: Harus Benar Gratis Tanpa Pungutan Tambahan

Kedua kalung tersebut masing-masing memiliki berat 10 gram dan 20 gram. Total nilai perhiasan yang dibawa kabur diperkirakan mencapai Rp75 juta.

Setelah mengambil perhiasan, pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Sementara itu, Rohmani yang mengalami luka serius berusaha menyelamatkan diri dengan merayap dari lantai dua menuju teras rumah untuk meminta pertolongan warga.

Warga kemudian membawa korban ke Puskesmas Rungkut sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Surabaya.

Baca juga: Momen Halloween Ala Yokai Night Jepang di Surabaya

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian mulut dan belakang kepala, patah hidung, serta kehilangan seluruh gigi depan. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif.

Atas kejadian ini Toni juga meminta aparat kepolisian segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku.

“Saya berharap pelaku dapat segera ditangkap, dan dihukum seberat-beratnya, agar menimbulkan efek jera bagi pelaku yang lain,” tegasnya.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru