selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Selasa (20/10/2026) Rabu (21/10/2026) hingga pagi. Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.
Berikut top 5 berita selalu.id:
Baca juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut
1. 150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker
Sebanyak 150 jenis kosmetik yang diproduksi oleh pabrik ilegal di Jalan PB Sudirman Kota Mojokerto mengandung bahan yang sangat berbahaya dan bisa menyebabkan penyakit kanker.
Bahan-bahan yang dipakai oleh pabrik tersebut antara lain asam retinoat, deksametason, hidrokuinon, dan mometason. Selain itu, dalam pemeriksaan juga disebut ditemukan bahan lain, seperti betametason dipropionat dan metronidazol.
Penggunaan bahan obat dalam kosmetik tanpa memenuhi ketentuan dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan konsumen. Dampaknya antara lain kulit kering, sensasi terbakar, kemerahan, jerawat, dermatitis kontak, hingga penipisan kulit.
Penggunaan hidrokuinon secara tidak tepat dan dalam jangka panjang juga berpotensi menyebabkan gangguan pada kulit. Karena itu, masyarakat perlu lebih cermat dalam memilih produk kecantikan, terutama produk yang menawarkan hasil secara instan.
Kepala BPOM RI Taruna Ikrar, mengatakan produksi kosmetik harus memenuhi persyaratan perizinan, keamanan, mutu, serta ketentuan mengenai bahan yang diperbolehkan.
"Distribusi produk ilegal ini dipasarkan tanpa merek tanpa izin edar ke sejumlah klinik kecantikan dan didistribusikan ke Medan, Jayapura, Maluku, Nusa Tenggara, Aceh dan sebagainya. Produk ini terdistribusi ke berbagai daerah secara ilegal," kata Taruna Ikbar, Senin (19/10/2026).
2. Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akan mencabut gelar Cak yang disandang oleh finalis Cak dan Ning tahun 2019 yang ditangkap polisi gegara penyalahgunaan narkotika.
Eri mengatakan, pemegang gelar Cak dan Ning Surabaya memiliki tanggung jawab membawa nama Kota Surabaya. Karena itu, perilaku mereka turut menjadi perhatian setelah menyandang predikat sebagai duta pariwisata.
“Saya meminta seluruh Cak dan Ning Surabaya menjaga nama baik Kota Surabaya. Mereka membawa nama besar Surabaya sebagai duta pariwisata. Jangan sampai ada tindakan yang membuat masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap mereka,” kata Eri, Selasa (20/10/2026).
Menurut Eri, keterlibatan pemegang gelar dalam persoalan hukum dapat berujung pada pencabutan gelar. Pemkot Surabaya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) terkait langkah pencabutan gelar terhadap finalis Cak Surabaya 2019 tersebut.
Baca juga: 150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker
“Kalau ada hal seperti ini, gelar Cak atau Ning yang pernah disandang akan kita cabut. Sanksi itu sudah dijatuhkan. Namun, proses pidananya tetap berjalan karena itu merupakan persoalan pribadi yang harus dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujarnya.
3. Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah
Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan politik dan pemerintahan.
4. Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa
Situs Sendang Agung di Kelurahan Urangagung, Kecamatan Sidoarjo, kembali menjadi pusat pelestarian budaya Jawa Malam Anggoro Kasih, Senin (19/10/2026) malam.
Kegiatan ini bukan hanya seremoni, tetapi upaya menjaga agar nilai-nilai warisan leluhur tetap hidup di tengah masyarakat modern.
Ketua Paguyuban Situs Sendang Agung Siswo Adi Tjahyono menjelaskan Malam Anggoro Kasih merujuk pada malam Selasa Kliwon dalam penanggalan Jawa. Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.
Baca juga: Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah
"Dalam penanggalan Jawa, Malam Anggoro Kasih merujuk pada malam Selasa Kliwon. Bagi sebagian masyarakat Jawa, perpaduan hari (dina) dan pasaran (pasaran) ini dipandang sebagai momen sakral yang kaya ruang spiritual. Waktu ini dihayati sebagai ruang untuk bermeditasi, introspeksi diri (mulat sarira), memanjatkan doa keselamatan, serta menyampaikan rasa hormat mendalam kepada para pendahulu," tegasnya.
5. Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global
Rapat Kerja Pusat Studi Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) diselenggarakan pada Selasa (20/10/2026) di ruang rapat Rektorat Kampus 1 UMSIDA.
Agenda ini bertujuan menyelaraskan program akademik tahun 2026/2027, memperkuat kerja sama lintas disiplin, serta membuka peluang kemitraan dan pendanaan internasional.
Sebanyak 12 pusat studi dan satu Lembaga Pusat Unggulan (PUI) terlibat dalam pertemuan ini untuk menyusun program yang fokus pada luaran dan dampak nyata bagi masyarakat.
Wakil Rektor I UMSIDA, Prof. Hana Catur Wahyuni, tekanan bahwa keberadaan pusat studi diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam mengintegrasikan keilmuan lintas disiplin.
“Saya berharap ke depan Pusat Studi di UMSIDA tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya para peneliti, namun menjadi motor penggerak keunggulan universitas. Pusat Studi harus mampu mengintegrasikan keilmuan lintas disiplin, menghasilkan inovasi berbasis teknologi, menjunjung nilai-nilai Islam Berkemajuan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Editor : Achmad Supriyadi