selalu.id - Kemeriahan menghiasi Jalan Raya Durung Bedug, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Minggu (20/9/2026).
Tak sekadar jadi ajang olahraga, ruas jalan tersebut disesaki ratusan lapak usaha dalam gelaran Car Free Day (CFD) perdana Desa Durung Bedug.
Baca juga: Tega, Ibu Ajak Anak Kandung Threesome Sama Kekasihnya di Sidoarjo
Pusat kegiatan yang berlokasi di kawasan RT 020 ini melibatkan sedikitnya 360 lapak UMKM milik warga setempat.
Aneka produk lokal yang ditawarkan menyedot perhatian warga yang hadir untuk berolahraga maupun sekadar menikmati suasana akhir pekan.
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, yang hadir langsung di lokasi memberikan apresiasi sekaligus dorongan agar kegiatan ini dapat berlangsung secara berkelanjutan demi menggerakkan roda perekonomian warga.
“Ini pertama kalinya saya menghadiri acara CFD yang diadakan di Desa Durung Bedug. Mudah-mudahan acara ini berlanjut seterusnya dan bisa mengangkat perekonomian masyarakat,” ujar Mimik saat meninjau lokasi.
Tak hanya itu, Mimik juga mengingatkan para pelaku UMKM agar tidak cepat berpuas diri hanya dengan mengandalkan penjualan saat momen CFD.
Menurutnya, penguatan modal menjadi kunci penting untuk mendongkrak kapasitas produksi hingga perluasan jangkauan pasar.
Ia menyebut Pemkab Sidoarjo telah menyediakan fasilitas pinjaman modal usaha khusus UMKM. Pelaku usaha cukup memenuhi persyaratan administrasi seperti KTP Sidoarjo dan izin usaha yang sah.
Baca juga: HUT ke-81 PMI, Pemkab Sidoarjo Beri Apresiasi Ratusan Pendonor Darah
Sementara itu, Kepala Desa Durung Bedug, M. Iskaq, menjelaskan bahwa gelaran CFD ini merupakan hasil persiapan matang selama beberapa bulan.
Langkah ini mendapat sokongan penuh dari pemerintah desa, kecamatan, hingga Pemkab Sidoarjo.
“Sudah beberapa bulan saya rencanakan. Alhamdulillah, dengan dukungan pemerintah desa, pemerintah kecamatan, maupun pemerintah kabupaten, kegiatan ini bisa terlaksana dengan sukses. Insyaallah, ke depan akan terus berlanjut setiap minggu,” terang Iskaq.
Sesuai rencana, agenda CFD ini akan digelar rutin setiap Minggu pagi mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.
Baca juga: Antisipasi Penyakit Zoonosis, DPPP Sidoarjo Gelar Vaksinasi Rabies Gratis
Membentang sepanjang 900 meter hingga satu kilometer, kawasan ini dirancang menjadi ruang publik terpadu untuk olahraga dan perputaran ekonomi warga.
Iskaq menambahkan, ke depan peluang berjualan tidak hanya dibatasi bagi warga Desa Durung Bedug saja. Pelaku UMKM dari luar desa di wilayah Sidoarjo juga diberi kesempatan selama kuota tempat masih mencukupi.
“Kalau khususnya untuk pedagang, kita ingin meningkatkan sumber daya manusia seluruh warga. Masyarakat Kabupaten Sidoarjo juga tidak menutup kemungkinan masih bisa mendapatkan tempat untuk membuka lapak di Desa Durung Bedug,” ujarnya.
Ke depan, konsistensi pelaksanaan menjadi kunci utama. Pemerintah desa optimistis, jika CFD terus berjalan rutin, kawasan ini tak sekadar jadi arena hiburan akhir pekan, melainkan menjelma sebagai sentra pemasaran produk lokal yang memberi dampak luas bagi petani, pedagang, dan pelaku UMKM Sidoarjo.
Editor : Zein Muhammad