Api Lahap Gudang Palet dan Warung Makan di Krian, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Reporter : Ariyanto
Tangkapan layar kebakaran (dok.idt)

selalu.id - Kobaran api yang membakar gudang palet kayu di Jalan Raya Bypass Krian, Sidoarjo, tidak hanya menghanguskan tumpukan material kayu. Api juga merembet ke warung makan yang berada di sebelah bangunan tersebut, Jumat (11/9/2026) malam. 

Kebakaran itu sempat membuat arus lalu lintas jalur utama Surabaya-Mojokerto lumpuh. Polisi menutup akses jalan dari kedua arah untuk memberikan ruang bagi kendaraan pemadam menuju lokasi.

Baca juga: Kasihan! Usai Cari Rumput, Lansia di Sidoarjo Ditemukan Tewas dalam Kereta Kelinci

Besarnya api membuat proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam. Sedikitnya lima unit mobil pemadam kebakaran BPBD Kabupaten Sidoarjo dikerahkan untuk mengendalikan kobaran yang terus membesar.

Sari (35), karyawan warung makan di sekitar lokasi, mengaku tidak mengetahui secara pasti dari mana api pertama kali muncul. Situasi mendadak berubah panik ketika orang-orang di sekitar lokasi meminta warga dan pengunjung segera menjauh.

"Pertama ada orang keluar dan menyuruh keluar, tahu-tahu api sudah berkobar," tutur Sari saat memberikan keterangan di lokasi.

Baca juga: Proyek Pasar Taman Sidoarjo Molor dan Amburadul, Pemkab Siapkan Sanksi Tegas

Material palet kayu yang menumpuk di dalam gudang diduga membuat api cepat membesar. Sejumlah palet dan barang lain yang berada di dalam bangunan tidak sempat dievakuasi dan akhirnya terbakar.

Petugas akhirnya berhasil memadamkan kobaran api dan memastikan kondisi di lokasi terkendali. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Dampak kebakaran tidak berhenti pada bangunan yang terbakar. Penutupan jalur Bypass Krian membuat kendaraan dari arah Surabaya maupun Mojokerto tertahan dan menimbulkan kemacetan panjang. Pengendara terpaksa mencari jalur alternatif selama proses pemadaman.

Baca juga: Kabar Gembira, Pemkab Sidoarjo Siapkan Diskon PBB 75 Persen bagi ASN Pensiun

Kerugian material sementara diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Nilai tersebut mencakup kerusakan gudang beserta material palet kayu dan bangunan warung makan yang ikut terdampak.

Hingga proses pemadaman selesai, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Polisi masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk karyawan gudang, di Mapolsek Krian untuk mengetahui sumber awal munculnya api.

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru