Gerindra Jember Minta APBD Lebih Berpihak ke Desa, Jalan hingga PJU

Reporter : Ahmad Nurul Wijaya
Ketua Fraksi partai Gerindra DPRD Kabupaten Jember, Ardi Pujo Prabowo. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Jember mendorong pemerintah daerah mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa dan dusun. 

Pembangunan dinilai tidak boleh hanya terkonsentrasi di kawasan perkotaan, sementara kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pinggiran masih belum terpenuhi.

Baca juga: Viral di TikTok Pasca Grand Opening, Outlet Miras Jember Langsung Digerebek

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo, mengatakan pemerataan pembangunan menjadi salah satu komitmen yang terus dikawal pihaknya. 

Aspirasi tersebut muncul dari banyaknya keluhanmasyarakat pedesaan terkait kondisi infrastruktur yang belum memadai.

Menurut Ardi, tambahan dana transfer dari pemerintah pusat dalam perubahan APBD (P-APBD) 2026 perlu diarahkan untuk program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya pembangunan jalan dan penerangan jalan di wilayah yang selama ini belum mendapatkan perhatian optimal.

“Kami di Fraksi Gerindra berkomitmen penuh agar anggaran daerah atau APBD betul-betul berpihak kepada kepentingan publik. Tambahan dana transfer pada P-APBD 2026 dari pemerintah pusat kepada Pemkab Jember, kami dorong agar digunakan untuk pembangunan infrastruktur, baik jalan maupun penerangan jalan di pedesaan yang selama ini belum mendapatkan pembangunan,” tegasnya, Jumat (14/8/2026).

Ardi menyebut sejumlah wilayah di Jember Selatan masih membutuhkan perhatian serius, terutama terkait kondisi jalan dan ketersediaan Penerangan Jalan Umum (PJU).

Keberadaan infrastruktur tersebut, lanjut Ardi, sangat penting bagi masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian, perdagangan hingga perikanan.

Infrastruktur yang memadai akan memperlancar mobilitas sekaligus menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

“Ketika infrastruktur desa terbangun dan penerangan jalan memadai, mobilitas warga menjadi lancar dan perekonomian warga di pelosok akan terangkat,” jelasnya.

Baca juga: Jember Pecahkan Dua Rekor MURI dalam Peringatan HAN 2026

Ardi juga mengapresiasi upaya Pemkab Jember dalam mencari ruang fiskal untuk membiayai pembangunan. 

Menurutnya, pemanfaatan Dana Alokasi Umum (DAU) maupun skema pembiayaan lainnya dapat menjadi instrumen pembangunan sepanjang dilakukan secara transparan, terukur, dan sesuai ketentuan.

Sementara terkait rencana pembiayaan pembangunan pada 2027, Fraksi Gerindra pada prinsipnya menyatakan dukungan terhadap program yang berorientasi pada peningkatan pelayanan publik.

Dukungan tersebut terutama diarahkan untuk peningkatan pelayanan kesehatan di rumah sakit pemerintah serta percepatan pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Jember.

Meski demikian, Ardi menegaskan bahwa dukungan politik anggaran tetap dibarengi dengan fungsi pengawasan. 

Baca juga: SMPN 7 Jember Direvitalisasi, Fasilitas Belajar Diperkuat hingga GOR untuk Pembinaan Atlet

Fraksi Gerindra akan memastikan setiap skema pembiayaan dan penggunaannya berjalan sesuai regulasi serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami tetap akan menjalankan fungsi pengawasan agar seluruh proses dan mekanisme pembiayaan berjalan sesuai regulasi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” bebernya.

Fraksi Gerindra berharap pembahasan rancangan anggaran di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember dapat segera diselesaikan. 

Dengan demikian, program pembangunan yang menyasar desa, kawasan pinggiran, hingga dusun terpencil dapat segera direalisasikan secara tepat sasaran.

Pemerataan pembangunan harus menjadi bagian penting dalam kebijakan anggaran daerah agar manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh masyarakat Jember tanpa terkecuali.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru