selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan).
Kali ini, Bupati Jember Muhammad Fawait mengunjungi Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji, dan berdialog langsung dengan ratusan kader Posyandu serta Ketua RT dan RW se-Kecamatan Rambipuji, Rabu (29/7/2026).
Baca juga: Bupati Jember Pastikan Pembuatan KTP Gratis dan Permudah Pencairan Honor Guru Ngaji
Dalam kegiatan tersebut, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menciptakan suasana dialog yang santai dan penuh keakraban.
Para peserta diberi kesempatan menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari pelayanan publik hingga kesejahteraan para kader dan perangkat lingkungan.
Menurut Gus Fawait, Bunga Desaku bukan sekadar agenda kunjungan kerja, tetapi menjadi wadah bagi pemerintah untuk memastikan hubungan antara pemimpin dan masyarakat tetap terjalin tanpa sekat.
"Melalui Bunga Desaku, kami bisa terus turun ke desa-desa, bertemu dan berdialog langsung dengan masyarakat. Yang terpenting, tidak ada jarak antara rakyat dengan pemimpinnya, bukan hanya saat pemilu, tetapi juga dalam keseharian," ujarnya.
Selain menyerap aspirasi warga, Gus Fawait juga meninjau pelaksanaan Program Home Care yang saat ini menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Jember di bidang kesehatan.
Ia mengatakan program tersebut terus dievaluasi agar semakin optimal dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu.
Baca juga: Bupati Fawait Gandeng Kader Posyandu dan RT/RW Sukseskan Program Home Care di Jember
"Home Care ini disebut oleh Wakil Menteri Kesehatan sebagai program pertama di Indonesia yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Karena masih merupakan kebijakan baru, tentu kami terus melakukan evaluasi dan menerima berbagai masukan agar ke depan benar-benar mampu menghadirkan layanan dokter keluarga bagi masyarakat yang membutuhkan," paparnya.
Terkait pemanfaatan kendaraan dinas milik organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menunjang operasional Home Care, Gus Fawait menilai langkah tersebut merupakan bentuk efisiensi sekaligus optimalisasi aset pemerintah di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Menurutnya, kendaraan operasional akan lebih bermanfaat apabila digunakan untuk mempercepat pelayanan kesehatan kepada masyarakat daripada hanya menjadi aset yang kurang produktif.
Sementara itu, mengenai usulan kenaikan honor bagi Ketua RT, RW, maupun kader Posyandu, Gus Fawait mengakui aspirasi tersebut merupakan harapan yang wajar.
Baca juga: Kabar Baik, Intensif Guru Ngaji di Jember Segera Cair
Namun, pemerintah daerah saat ini masih melakukan penyesuaian anggaran sehingga seluruh kebijakan harus disusun secara bertahap.
Meski demikian, ia mengapresiasi semangat para RT, RW, dan kader Posyandu yang tetap antusias mendukung berbagai program pemerintah.
Menurutnya, suasana akrab yang terbangun selama dialog menjadi bukti bahwa hubungan antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjaga dengan baik.
"Kami ingin terus hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung kebutuhan mereka, sekaligus membangun komunikasi yang hangat. Dengan cara seperti ini, berbagai persoalan di lapangan bisa lebih cepat ditemukan dan dicarikan solusi bersama," pungkas Gus Fawait. (ADV).
Editor : Zein Muhammad