selalu.id - Sepasang kekasih atau sejoli yang mengendarai motor Honda Vario mengalami rem blong saat melintasi turunan curam, kemudian terjun ke jurang sedalam 5 meter di Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (11/7/2026).
Akibat insiden tersebut, pasangan kekasih itu pun mengalami luka parah. Keduanya lantas dilarikan ke rumah sakit.
Baca juga: Pasangan Kekasih yang Terjun ke Jurang Pacet Mojokerto Itu Masih Remaja, Ini Identitasnya
Pasangan kekasih itu adalah Mochammad Hamid Hidayatulloh (19), warga Dusun Clanggap, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, dan Reva Wahyu Febrylian (18), warga Lingkungan Balongkrai, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto.
Sutrisno, salah seorang saksi mata mengatakan kecelakaan diduga terjadi karena sepeda motor mengalami gagal fungsi rem saat melaju dari arah kawasan wisata Tegal Kelopo.
"Diduga remnya blong. Jalannya dari arah Tegal Kelopo memang turunan panjang, curam, dan banyak tikungan. Motor akhirnya tidak terkendali lalu terjun ke bawah sekitar lima meter dan membentur batu," katanya kepada wartawan.
Baca juga: Jelang Masuk Sekolah, Pengrajin Sepatu Pantofel Kulit di Mojokerto Banjir Pesanan
Sutrisno menyebut pengendara laki-laki mengalami luka cukup parah hingga mengeluarkan darah dari mulut. Sementara penumpang perempuan ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan benjolan di bagian kepala.
"Korban laki-laki kondisinya cukup parah, keluar darah dari mulut. Yang perempuan juga tidak sadar dan ada benjolan di kepala. Motornya juga rusak parah," jelasnya.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan ke lokasi bersama relawan untuk mengevakuasi kedua korban dari dasar jurang.
Baca juga: Wali Kota Mojokerto Tekankan Kader Motivator jadi Penggerak Hidup Sehat
Selanjutnya, korban dievakuasi menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Sumberglagah Pacet untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut. Kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam.
Editor : Zein Muhammad