Pemkab Sidoarjo Terus Perkuat Ketahanan Pangan untuk Stabilitas Daerah

Reporter : Ariyanto
Rapat Koordinasi Tim Pemantauan Perkembangan Politik di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo. (Dok. Humas Pemkab Sidoarjo).

selalu.id - Stabilitas daerah dan ketahanan pangan menjadi dua agenda yang kini mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. 

Selain menjaga situasi tetap kondusif, pemerintah daerah juga mulai menyiapkan langkah-langkah pendukung untuk menyukseskan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas pemerintah pusat.

Baca juga: Kasus Dugaan Pencabulan Kastari Diadukan ke DPRD Sidoarjo

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Tim Pemantauan Perkembangan Politik yang berlangsung di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (7/7/2026). 

Kegiatan itu dihadiri unsur DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Sidoarjo.

Dalam forum tersebut, Pemkab Sidoarjo menyoroti pentingnya ketersediaan pangan sebagai salah satu faktor pendukung keberhasilan pelaksanaan MBG. 

Karena itu, program Kawasan Mandiri Pangan (KMP) di tingkat desa dan kelurahan akan diintegrasikan sebagai bagian dari ekosistem penyuplai kebutuhan pangan program tersebut.

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh distribusi makanan kepada penerima manfaat, tetapi juga memerlukan dukungan sistem yang kuat mulai dari penyediaan bahan pangan hingga pengawasan pelaksanaannya.

Baca juga: 75 LC Diamankan di Warung Pangku Jabon Sidoarjo Ternyata Banyak Dari Kota Ini

"Program ini membutuhkan kolaborasi semua pihak. Pengawasan harus dilakukan bersama agar kualitas makanan, keamanan pangan, dan ketepatan sasaran tetap terjaga," katanya.

Subandi mengatakan sinergi antara pemerintah daerah, Badan Gizi Nasional, dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi menjadi elemen penting untuk memastikan programberjalan efektif dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Di sisi lain, pengembangan KMP juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian warga melalui pemanfaatan potensi pangan lokal. Dengan demikian, program tersebut tidak hanya mendukung kebutuhan MBG, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah.

Subandi menekankan agar kebijakan pangan daerah difokuskan pada komoditas yang paling dibutuhkan masyarakat. Ia meminta seluruh pihak terkait memberi perhatian khusus terhadap ketersediaan beras, gula, dan minyak.

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Perkuat Gerakan Masyarakat Lawan Narkoba dalam Peringatan HANI 2026

"Tiga kebutuhan pokok itu harus menjadi prioritas. Program ketahanan pangan harus mampu membantu masyarakat sekaligus menjaga keterjangkauan kebutuhan dasar," jelasnya.

Selain membahas ketahanan pangan, rakor juga menjadi ajang konsolidasi dalam menjaga stabilitas daerah. 

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menilai stabilitas tidak hanya berkaitan dengan keamanan, tetapi juga menyangkut ketertiban sosial, kualitas pelayanan publik, dan harmonisasi kehidupan masyarakat.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru