selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan akan mengawal perawatan terhadap korban kericuhan konser Denny Caknan di eks Hi-Tech Mall.
"Tentunya akan kami pantau. Nanti saya tanyatan untuk detail kejadiannya seperti apa," tegasnya, Senin (6/7/2026).
Baca juga: Kejar Target Investasi Rp43 Triliun di 2026, Pemkot Surabaya Andalkan Perizinan Berbasis AI
Eri mengatakan bahwa saat kejadian ia tidak berada di lokasi karena sedang mendampingi agenda kementerian hingga Senin (6/7/2026) pagi.
“Semalam saya tidak hadir di sana. Saya tidak ada di lokasi karena mendampingi kementerian sampai tadi pagi. Tapi ada teman-teman DPRD dan Pak Wakil Wali Kota yang berada di sana. Nanti saya tanyakan kejadiannya seperti apa,” jelasnya usai rapat paripurna di DPRD Surabaya, Senin (6/7/2026).
Meski tidak berada di lokasi, Eri memastikan Pemerintah Kota Surabaya langsung memantau penanganan korban melalui rumah sakit milik pemerintah.
Baca juga: Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia
Berdasarkan laporan yang diterimanya dari RSUD dr Soewandhie, sebanyak 12 penonton sempat mendapatkan perawatan akibat insiden tersebut.
“Sebagian besar langsung pulang malam itu juga, ada yang pulang pagi ini. Jadi semuanya sudah pulang. Hanya ada dua orang yang mengalami patah tulang dan memerlukan operasi,” katanya.
Eri menegaskan, dua korban yang mengalami patah tulang akan mendapat penanganan dari Pemerintah Kota Surabaya. Sementara korban lainnya sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya tidak membahayakan.
Baca juga: Menagih Komitmen Pemkot Surabaya Hadirkan Rumah Layak Huni bagi Warga Miskin
Ia juga memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait penyelenggaraan konser yang berujung ricuh tersebut.
Saat ini, Eri masih menunggu laporan lengkap dari pihak-pihak yang berada di lokasi, termasuk Wakil Wali Kota Surabaya dan anggota DPRD yang melakukan pemantauan langsung.
Editor : Zein Muhammad