Bupati Jember Fawait Pastikan Beasiswa Pendidikan pada Anak Guru Ngaji dan Ketua Pengajian

Reporter : Ahmad Nurul Wijaya
Bupati Jember Muhammad Fawait saat menghadiri kegiatan Bunga Desaku di Sumber Jambe. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Kabar menggembirakan disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait kepada para guru ngaji dan ketua kelompok pengajian. 

Itu disampaikan Fawait dalam kegiatan Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) di Kantor Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe, Senin (29/6/2026).

Baca juga: Bunga Desaku Kembali Bergulir, Gus Fawait Tepis Isu Jember Krisis Anggaran 

Gus Fawait sapaan akrab Bupati, memastikan putra-putri guru ngaji dan ketua kelompok pengajian memiliki kesempatan besar untuk memperoleh beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Jember.

Di hadapan ratusan peserta, Gus Fawait menegaskan bahwa pendidikan menjadi kunci utama untuk mengubah masa depan seseorang, tanpa melihat kondisi ekonomi maupun latar belakang keluarga.

Menurutnya, kesuksesan tidak ditentukan oleh kekayaan, melainkan oleh ilmu pengetahuan yang dimiliki.

"Anak orang kaya belum tentu sukses kalau tidak punya ilmu. Sebaliknya, anak dari keluarga sederhana bisa menjadi kiai, pejabat, atau orang berhasil jika memiliki ilmu," kata Gus Fawait.

Karsna itu, ia mengajak para guru ngaji dan ketua pengajian untuk terus memberikan semangat kepada anak-anak mereka agar melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi.

Gus Fawait mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember kembali melanjutkan program beasiswa bagi mahasiswa asal Jember. 

Program tersebut sebelumnya telah membantu lebih dari 7.000 mahasiswa menempuh pendidikan tinggi.

Baca juga: ProGIB Geruduk DPRD Jember: Dukung Program MBG, Minta Koruptor Ditindak Tegas

"Tahun ini akan kami berikan lagi. Mudah-mudahan putra-putri panjenengan juga bisa mendapatkannya," jelasnya.

Selain menyampaikan informasi mengenai beasiswa, Gus Fawait juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang telah disediakan pemerintah daerah.

Masyarakat tidak perlu menunda berobat hanya karena persoalan biaya, sebab pelayanan kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit kini dapat diakses secara gratis, termasuk layanan persalinan.

"Hari ini kalau sakit tidak boleh di rumah karena alasan biaya. Ke puskesmas gratis, ke rumah sakit gratis, termasuk melahirkan juga gratis," jelas Gus Fawait.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga memastikan pelayanan administrasi kependudukan semakin mudah. Pembuatan KTP dapat diurus secara gratis di kantor kecamatan dan ketersediaan blanko sudah tidak menjadi kendala.

Baca juga: Agak Lain, Ribuan Warga Jember Turun ke Jalan Dukung Program MBG

Apabila masyarakat menemukan pelayanan publik yang dipersulit, Gus Fawait meminta agar segera melaporkannya melalui kanal pengaduan Wadul Gus'e.

"Kalau ada pelayanan yang dipersulit, sampaikan ke Wadul Gus'e," ujarnya.

Menutup sambutannya, Gus Fawait mengajak masyarakat untuk terus memperkuat nilai-nilai keagamaan dengan memperbanyak bersholawat sebagai bagian dari ikhtiar menjaga persatuan dan keselamatan bangsa.

"Selama masyarakat berpegang teguh pada sholawat, insya Allah Indonesia akan selamat. Jangan lupa baca sholawat," pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru