selalu.id - Polisi mulai pukul mundur para pendemo yang melakukan provokasi di depan Gedung Negara Grahadi dengan menyemprotkan air menggunakan mobil water canon, Jumat (26/6/2026) malam.
Pantauan di lokasi, puluhan anggota Brimob diterjunkan untuk meredam massa aksi.
Baca juga: 172 PPDS FK Unair Muntah dan Pusing, Begini Kondisinya
Massa yang berada di sisi timur, kemudian langsung berlarian, namun terlihat terus melakukan pelemparan.
Baca juga: Hindari Penyekapan, Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan Perwali Penyaluran ART di Surabaya
Polisi melalui pengeras suara, lantas meminta massa aksi untuk membubarkan diri, bila tidak ingin ditindak tegas.
"Mohon untuk massa segera membubarkan diri," suara petugas kepolisian saat memukul mundur massa.
Baca juga: SPKLU di DPRD Jatim Diresmikan, Ali Kuncoro: Terbuka untuk Masyarakat Umum
Hingga kini, aksi demonstrasi tersebut masih berlangsung. Kepolisian terus berupaya meredam agar kericuhan tidak berlanjut.
Editor : Zein Muhammad