selalu.id - Polisi mulai pukul mundur para pendemo yang melakukan provokasi di depan Gedung Negara Grahadi dengan menyemprotkan air menggunakan mobil water canon, Jumat (26/6/2026) malam.
Pantauan di lokasi, puluhan anggota Brimob diterjunkan untuk meredam massa aksi.
Baca juga: Mengintip Odyssey Hall di Legacy Ballroom Surabaya, Venue Pernikahan Tradisional Modern yang Elegan
Massa yang berada di sisi timur, kemudian langsung berlarian, namun terlihat terus melakukan pelemparan.
Baca juga: Kesaksian Tetangga dan Sosok Pria di Balik Tewasnya Janda Jombang di Surabaya
Polisi melalui pengeras suara, lantas meminta massa aksi untuk membubarkan diri, bila tidak ingin ditindak tegas.
"Mohon untuk massa segera membubarkan diri," suara petugas kepolisian saat memukul mundur massa.
Baca juga: Wanita Tewas Telanjang di Putat Jaya Surabaya Itu Korban Pembunuhan, Alami 7 Luka Tusuk
Hingga kini, aksi demonstrasi tersebut masih berlangsung. Kepolisian terus berupaya meredam agar kericuhan tidak berlanjut.
Editor : Zein Muhammad