selalu.id - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan pertalite terpantau habis di SPBU Jalan Jakarta, Surabaya, Rabu (24/6/2026) malam.
Akibatnya, antrean kendaraan mengular hingga membuat macet hingga ke kawasan Perak Barat.
Baca juga: Ini Dia Tampang Pelaku Pembacokan Pelajar SMA hingga Tewas saat HUT Persebaya
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean didominasi truk-truk besar yang menunggu pengisian BBM jenis solar.
Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat juga tampak ikut mengantre untuk mendapatkan pertalite yang dilaporkan kosong sejak pagi.
Panjangnya antrean bahkan memakan sebagian badan jalan hingga menyebabkan kendaraan yang melintas harus berjalan merayap.
Kondisi tersebut membuat kemacetan terjadi hampir sepanjang ruas Jalan Jakarta menuju kawasan Pelabuhan Tanjung Perak.
Salah seorang pengendara motor, Ahmad (34), mengaku terjebak kemacetan selama lebih dari satu jam akibat antrean BBM tersebut.
Baca juga: Remaja di Surabaya Dikeroyok Kelompok Pemuda Konvoi: Dipukuli, Juga Dibacok dengan Celurit
“Antreannya panjang sekali sampai memakan separuh jalan. Kami yang mau lewat jadi terhambat. Harusnya ada antisipasi kalau memang ada kelangkaan atau antrean seperti ini,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil konfirmasi di lapangan, habisnya stok solar dan pertalite di SPBU tersebut dipicu keterlambatan pasokan dari distributor ke tangki penampungan SPBU.
Kondisi itu membuat para sopir truk dan pengendara memilih tetap mengantre untuk mendapatkan BBM begitu pasokan tiba.
Akibatnya, antrean kendaraan terus bertambah dan berdampak langsung pada kelancaran lalu lintas di kawasan Perak Barat.
Baca juga: Gebrakan DPRD Surabaya Selesaikan Konflik Pengelolaan Apartemen, Pengembang Jangan Main-main
Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Imam SR mengatakan telah menerjunkan personel untuk melakukan pengaturan lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan di sekitar lokasi.
“Untuk antisipasi kemacetan, pihak Polres Pelabuhan Tanjung Perak telah melakukan pola-pola pengaturan lalu lintas. Kami juga meminta pihak SPBU memberikan pengumuman kepada masyarakat agar tidak menyebabkan antrean yang terlalu panjang,” katanya.
Menurutnya, koordinasi dengan pengelola SPBU penting dilakukan agar informasi terkait ketersediaan BBM dapat segera diketahui masyarakat sehingga tidak menimbulkan penumpukan kendaraan di satu titik.
Editor : Zein Muhammad