selalu.id - Bumi Perkemahan Tanjek Wagir, Kecamatan Krembung, jadi saksi kegiatan 1000 Yatim Camp 2026 FORDA LKSA Kabupaten Sidoarjo. Sekitar seribu anak yatim dari berbagai wilayah di Kabupaten Sidoarjo terlibat dalam kegiatan yang dirancang sebagai ruang pembinaan karakter, kemandirian, sekaligus penguatan mental sosial, pada Minggu (21/6/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda perkemahan biasa, tetapi juga dirancang sebagai ruang interaksi lintas panti asuhan. Para peserta diajak beraktivitas di alam terbuka, mengikuti berbagai kegiatan kreatif, seni, dan kebudayaan yang membuka ruang ekspresi sekaligus mempererat relasi antar peserta.
Baca juga: Menilik Magisnya Tradisi Grebeg Suro di Sidoarjo
Di tengah kegiatan itu, Mimik Idayana hadir membuka secara resmi pelaksanaan acara. Ia menekankan bahwa masa depan tidak ditentukan oleh kondisi saat ini, melainkan oleh usaha dan semangat yang terus dijaga oleh setiap individu.
“Bisa jadi perjalanan hidup kalian tidak mudah, tetapi yakinlah masa depan tidak ditentukan oleh keadaan sekarang, melainkan oleh semangat, doa, dan usaha yang kalian lakukan setiap hari,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin belajar, sikap hormat kepada pendidik dan pengasuh, serta penguatan nilai ibadah dan akhlak sebagai fondasi kehidupan.
Baca juga: Pemkab Sidoarjo Raih Opini WTP 13 Kali, Bupati Subandi Klaim Begini
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, Forkopimda, Baznas, Camat Krembung, perwakilan Dinas Sosial, lembaga pendidikan, hingga unsur kepemudaan dan kepramukaan. Kehadiran lintas sektor tersebut menunjukkan adanya dukungan kolektif terhadap pembinaan anak yatim di daerah.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Sidoarjo Abdilah Nasih yang hadir dalam kesempatan tersebut. menilai bahwa konsep perkemahan ini memberikan pengalaman baru bagi anak-anak yatim karena tidak hanya berada di lingkungan panti, tetapi juga berinteraksi langsung dengan alam dan kegiatan sosial yang lebih luas.
Baca juga: PORKAB Sidoarjo 2026 Resmi Dibuka, Begini Pesan Khusus Wabup Mimik
Menurutnya, kegiatan ini menghadirkan sesuatu yang baru karena mengajak anak-anak yatim untuk keluar dari lingkungan panti dan lebih dekat dengan alam melalui kegiatan perkemahan. Di dalamnya juga diisi dengan berbagai aktivitas kreatif, seni, dan budaya yang memberi ruang ekspresi bagi para peserta.
"Kegiatan Seribu Yatim Camp dapat menjadi agenda rutin di masa mendatang. Ia juga mendorong agar pelaksanaannya dapat diperluas dengan melibatkan berbagai stakeholder, serta mengundang peserta dari kabupaten lain," ujarnya.
Editor : Redaksi