selalu.id - Antusiasme generasi muda terhadap dunia olahraga elektronik terlihat dalam pembukaan Turnamen E-sport 2026 di Transmart Sidoarjo, Jumat (29/5/2026).
Kompetisi yang menyasar pelajar dan kalangan muda itu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo membuka ruang pembinaan talenta digital di tengah pesatnya perkembangan industri gim dan teknologi.
Baca juga: Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu
Turnamen tersebut digelar melalui kolaborasi Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo bersama DPRD Kabupaten Sidoarjo.
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana hadir sekaligus membuka kegiatan didampingi Kepala Disporapar Yudhi Iriyanto, serta Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo, Achmad Muzayin Syafrial.
Di tengah meningkatnya tren e-sport di kalangan anak muda, pemerintah daerah melihat kompetisi semacam ini bukan lagi sekadar hiburan digital.
E-sport mulai dipandang sebagai ruang pengembangan kreativitas, strategi, hingga peluang prestasi bagi generasi muda.
Mimik menilai perkembangan e-sport telah membuka banyak peluang baru bagi kalangan pelajar maupun komunitas digital di daerah.
"Pemkab Sidoarjo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Disporapar Kabupaten Sidoarjo dan DPRD Kabupaten Sidoarjo yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan positif ini. Kegiatan seperti ini memang sangat ditunggu-tunggu oleh anak-anak dan pelajar kita," ungkapnya.
Meski demikian, Mimik mengingatkan pentingnya keseimbangan antara hobi bermain gim dan kewajiban pendidikan.
Menurutnya, penggunaan gawai secara berlebihan tetap perlu dikontrol agar tidak mengganggu aktivitas belajar.
Baca juga: Foto Syur Tersebar di Grup WA, Ibu Muda di Sidoarjo Cari Keadilan ke Polda Jatim
"Banyak anak-anak yang sejak bangun tidur hingga menjelang tidur kembali tidak lepas dari telepon genggam. Karena itu, silakan bermain dan mengembangkan hobi, tetapi jangan sampai melupakan kewajiban utama sebagai pelajar, yaitu belajar," jelas Mimik.
Pihaknya pun meminta seluruh peserta menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung.
"Kepada seluruh peserta, bertandinglah dengan semangat sportivitas, junjung tinggi kejujuran, dan saling menghormati. Jadikan kompetisi ini sebagai sarana memperluas persahabatan dan pengalaman," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Disporapar Sidoarjo, Yudhi Iriyanto menilai e-sport saat ini telah berkembang menjadi salah satu cabang olahraga yang memiliki basis penggemar besar di kalangan generasi muda.
Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi sarana positif untuk menyalurkan minat sekaligus membangun potensi atlet daerah.
Baca juga: Pemkab Sidoarjo Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Siapkan 4 Paket Umrah untuk Warga
"Turnamen ini menjadi wadah positif bagi para pelajar dan generasi muda untuk menyalurkan bakat serta kemampuan mereka di bidang e-sport. Kami berharap melalui kegiatan ini akan lahir bibit-bibit atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sidoarjo di berbagai ajang kompetisi," kata Yudhi.
Disporapar berkomitmen terus mendukung pengembangan olahraga elektronik sebagai bagian dari pembinaan kepemudaan yang mengikuti perkembangan era digital.
Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo, Achmad Muzayin Syafrial menyebut e-sport tidak hanya berbicara soal permainan, tetapi juga melatih kerja sama tim, strategi hingga kreativitas.
"Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap potensi anak-anak muda Sidoarjo. Kami ingin memberikan ruang bagi mereka untuk berkembang, berkompetisi secara sehat, sekaligus menunjukkan kemampuan terbaiknya. Namun yang terpenting, prestasi di bidang e-sport harus tetap diimbangi dengan pendidikan dan akhlak yang baik," katanya.
Turnamen E-sport 2026 ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda kompetisi tahunan semata, tetapi juga menjadi langkah awal pembinaan atlet digital yang mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional.
Editor : Zein Muhammad