selalu.id - Dalam memperkuat hubungan bilateral, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Duta Besar H.E Salem Ahmed Abdurahman Balfakeeh di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (18/5/2026).
H.E Salem Ahmed Abdurahman Balfakeeh sendiri merupakan Duta Besar luar biasa yang mempunyai kuasa penuh di Indonesia.
Baca juga: DPRD Jatim Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Berikut Catatan Penting untuk Pemprov
Dalam kesempatannya tersebut, Duta Besar (Dubes) Yaman ini menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Khofifah atas sambutannya dalam kunjungannya ke Provinsi Jawa Timur.
"Kunjungan kami pagi ini, hanya membicarakan tentang hubungan Provinsi Jawa timur dengan Provinsi Hadramaut yang ada di Yaman. Karena hubungan antara Yaman dengan Indonesia bukan hanya hubungan biasa," ungkap H.E Salem.
Salem mengatakan bahwa Indonesia merupakan negeri saudara kandung dengan Yaman, di mana pada tahun 7 Hijriyah bayak warga Yaman yang sudah hijrah ke Indonesia.
"Ketika mereka hidup di negeri yng suci ini, juga mempunyai peran yang begitu besar di Negeri ini, maka generasi generasi kita ingin membangun hubungan tersebut dan kami berharap rencana itu dapat tercapai," paparnya.
Baca juga: DPRD Jatim Desak Pemprov Perhatikan Kesejahteraan Perawat
Sementara itu, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa lebih dari 700 tahun lalu, banyak ulama Yaman sudah berada di Indonesia sehingga terjalin kerja sama di bidang pendidikan.
"Untuk hubungan pendidikan antara Indonesia dan Jawa Timur terutama, untuk belajar di Yaman itu tinggi. Oleh karena itu, selain hubungan pendidikan yang kita bisa kuatkan secara resiprokal, mahasiswa Yaman belajar di Indonesia, terutama di Jawa Timur," terangnya.
Sebaliknya, menurut Khofifah, mahasiswa Jawa Timur yang memang sudah begitu banyak belajar di Yaman, karena memang perspektif keberagamaannya moderasi.
Baca juga: ALLPACK Surabaya 2026: Cara Krista Exhibitions Perkuat Hilirisasi dan Daya Saing IKM
"Jadi ini menjadi bagian penting membangun pendidikan, terutama di sektor jurusan agama. Tetapi bahwa mereka mendapatkan penguatan bagaimana moderasi di antara komunitas di mana mereka akan mengabdikan," ungkapnya.
Khofifah menyatakan ada kerja sama di bidang perdagangan. Duta Besar juga akan ketemu dengan para pedagang-pedagang di Surabaya.
"Kalau kawan-kawan mengenal, baik dijual di sini, apalagi yang sedang haji dan umrah, yang dicari kalau madu itu madu Yaman. Jadi ada beberapa produk Yaman yang sebetulnya sudah masuk ke Indonesia, maka proses untuk bisa melakukan kerja sama di bidang perdagangan ini menjadi penting." pungkasnya.
Editor : Zein Muhammad