Pemprov Jatim Bakal Rombak Jajaran Direksi PT PWU dan PT JGU

Reporter : Mohammad Rofik
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Adhy Karyono. (Dok. Humas Pemprov Jatim).

selalu.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) memberikan signal akan melakukan perombakan terhadap jajaran Direksi BUMD.

Saat ini, yang masuk dalam radar revitalisasi perombakan oleh Pemprov yakni PT Panca Wira Usaha (PWU) dan PT Jatim Graha Utama (PGU). Keduanya dinilai kurang memberikan Deviden.

Baca juga: DPRD Jatim Desak Pemprov Susun Kajian Ilmiah Peta Potensi Pendapatan Daerah

Langkah perombakan terhadap jajaran Direksi kedua BUMD tersebut, menyusul adanya rekomendasi dari Panitia khusus (Pansus) DPRD Jatim.

Pemprov menilai performa PT PWU dan PT JGU tidak sebanding dengan besarnya penyertaan modal dengan aset yang dikelola.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Adhy Karyono, mengungkapkan bahwa potret yang ditemukan Pansus DPRD Jatim sangat akurat.

Ia menegaskan, pembenahan ini merupakan kelanjutan dari reformasi BUMD yang sudah berjalan sebelumnya.

"Sebetulnya sudah ada beberapa yang kami tindak lanjuti, seperti reformasi di Bank Jatim dan penguatan PT Air Bersih Jatim (ABJ). Sekarang, kami bergeser ke unit lain yang dianggap prioritas untuk direvitalisasi," kata Adhy Karyono, Senin (18/5/2026).

Ia menambahkan, ada empat poin fundamental yang menjadi fokus evaluasi pembenahan BUMD ke depan.

Baca juga: DPRD Jatim Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Berikut Catatan Penting untuk Pemprov

Pertama yakni tata kelola: Memperketat sistem pengawasan internal. Kemudian sumber daya manusia: Menempatkan personel yang kompeten dan profesional di struktur manajemen.

Strategi bisnis: Merombak total arah dan sistem bisnis agar lebih profitabel. Transparansi: Mengevaluasi total pelaporan keuangan dan operasional secara berkala.

"Kalau dilihat dari jumlah penyertaan modal dan aset, memang tidak sebanding dengan hasilnya. Itu yang harus kita perbaiki," tegas Adhy.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Jatim dalam waktu dekat akan membentuk tim khusus. Tim ini bertugas membedah secara teknis kondisi internal BUMD-BUMD bermasalah sebelum eksekusi kebijakan atau perombakan manajemen dilakukan.

Baca juga: DPRD Jatim Desak Pemprov Perhatikan Kesejahteraan Perawat

Ditanya mengenai kepastian perombakan total struktur pengurus, Adhy tidak menampiknya. Ia mengisyaratkan bahwa pergantian direksi memang menjadi opsi mutlak demi menyelamatkan aset daerah.

"Ya, seyogyanya demikian (dirombak). Kami sudah membentuk tim untuk menganalisis itu guna menindaklanjuti rekomendasi Pansus," jelasnya.

Dengan pergantian jajaran Direksi itu nantinya, Pemprov Jatim berharap BUMD dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pedapatan asli daerah (PAD).

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru