SPPG Cahaya Sholawat Nusantara di Jember Diresmikan, Siap Jadi Model Nasional Program MBG

Reporter : Ahmad Nurul Wijaya
Bupati Jember Muhammad Fawait bersama Kepala BGN saat meresmikan SPPG di Desa Wringin Agung Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cahaya Sholawat Nusantara di Jember resmi beroperasi setelah diresmikan oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Kamis (16/4/2026).

Peresmian ini menjadi bagian dari upaya percepatan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: Dari Beasiswa Rp59 Miliar hingga Sekolah Rakyat, Langkah Pemkab Jember Dongkrak Kualitas Pendidikan

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa program MBG mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

“Di lapangan, masyarakat justru banyak menanyakan kapan mereka bisa menerima manfaat program MBG,” katanya.

Fawait menegaskan, selain meningkatkan kualitas gizi, program ini juga berpotensi menggerakkan perekonomian daerah.

Baca juga: Langkah Sigap Pemkab Jember Tangani 29 Siswa Keracunan Program MBG di Bangsalsari

Menurutnya, jika berjalan optimal, perputaran anggaran MBG di Jember dapat mendekati Rp4 triliun per tahun.

Fawait menilai program ini memiliki dampak ekonomi signifikan. Menurutnya, penggunaan bahan pangan lokal dalam operasional SPPG akan memberikan multiplier effect bagi petani, pelaku UMKM, dan tenaga kerja lokal.

Baca juga: Pemkab Jember Masifkan Progam Bunga Desaku Mini dalam Permudah Layanan ke Masyarakat

Sementara itu, Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut bahwa Jember sebagai salah satu daerah percontohan karena pendataan penerima manfaat dilakukan hingga tingkat RT dan RW.

"Sekitar 70 persen anggaran SPPG digunakan untuk pembelian bahan baku pangan, sehingga langsung menyentuh sektor riil masyarakat," katanya.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru