selalu.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencetak hattrick dalam menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap kepala daerah di Provinsi Jawa Timur sejak November 2025 hingga April 2026.
Hattrick ditandai dengan tiga kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan oleh KPK. Ketiga kepala daerah itu yakni Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Wali Kota Madiun Maidi, dan terbaru KPK membawa Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Baca juga: Ipong Muchilissoni Disebut Terlibat dalam Korupsi Eks Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko
Dalam OTT di Tulungagung, KPK juga mengamankan 15 orang dari pejabat di Pemkab Tulungagung dan pihak swasta.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, tim KPK mengamankan sebanyak 16 orang dalam operasi senyap yang digelar di Kabupaten Tulungagung itu.
"Benar, ada kegiatan di lapangan. Ada 16 orang yang diamankan, salah satunya Bupati Tulungagung (Gatut Sunu Wibowo)," kata Budi, Sabtu (11/4/2026).
Baca juga: Kesaksian Mantan Tim Sukses Sugiri Sancoko dalam Pusaran Kasus Korupsi Fee Proyek
Gatut Sunu Wibowo tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta sekitar pukul 06.50 WIB dan langsung digiring ke ruang penyidik untuk pemeriksaan intensif.
"Tim membawa Bupati Tulungagung ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan," pungkasnya
Hingga saat ini, KPK belum membeberkan perkara atau tindak korupsi apa yang menjerat Bupati Tulungagung dan sejumlah orang lainnya.
Baca juga: Dr WP Djatmiko soal KPK: Jadilah Sapu yang Bersih, Bukan Sapu Kotor!
Sebelumnya, 16 orang terjaring Operasi Tangkap Tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Tulungagung.
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK, sedangkan 15 lainnya masih dilakukan pemeriksaan awal di Surabaya dan akan diterbangkan ke Jakarta.
Editor : Redaksi