Gerak Cepat Pemkab Jember dalam Atasi Banjir di Kawasan Mumbulsari

Reporter : Ahmad Nurul Wijaya
Bupati Jember Muhammad Fawait saat meninjau banjir di kawasan Mumbulsari. (Dok. Instagram @gusfawait).

selalu.id - Kunjungan program Bunga Desaku di Kecamatan Mumbulsari menjadi momen respons cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terhadap persoalan banjir yang terjadi di kawasan Jalan Budi Utomo, Pasar Mumbulsari.

Bupati Jember Muhammad Fawait turun langsung ke lokasi bersama Ketua DPRD dan jajaran pemerintah daerah untuk melihat kondisi warga terdampak sekaligus memastikan langkah penanganan segera dilakukan.

Baca juga: Bunga Desaku Kembali Bergulir, Gus Fawait Tepis Isu Jember Krisis Anggaran 

Dari hasil pengecekan di lapangan, banjir dipicu oleh pendangkalan sungai akibat sedimentasi serta tumpukan sampah yang menghambat aliran air.

Kondisi tersebut menyebabkan air meluap dan menggenangi kawasan sekitar pasar.

Menanggapi hal itu, Pemkab Jember langsung menyiapkan langkah darurat dengan mengerahkan alat berat untuk mempercepat pembersihan dan normalisasi sementara di titik terdampak.

“Kita tidak bisa menunggu. Penanganan darurat harus segera dilakukan agar dampaknya tidak meluas,” tegas Fawait di sela peninjauan, Senin (6/4/2026).

Bupati yang akrab disapa Gus fawait ini menjelaskan bahwa penanganan menyeluruh membutuhkan koordinasi dengan pemerintah provinsi, mengingat sebagian kewenangan pengelolaan sungai berada di tingkat tersebut.

Baca juga: ProGIB Geruduk DPRD Jember: Dukung Program MBG, Minta Koruptor Ditindak Tegas

"Untuk itu, komunikasi lintas pemerintah segera dilakukan guna mendorong percepatan normalisasi sungai secara komprehensif," jelasnya.

Selain langkah cepat, Pemkab Jember juga menyiapkan strategi jangka panjang dengan melakukan pemetaan titik-titik rawan pendangkalan sungai di seluruh wilayah.

Pemetaan ini diharapkan menjadi dasar kebijakan penanganan banjir yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Baca juga: Agak Lain, Ribuan Warga Jember Turun ke Jalan Dukung Program MBG

Menurut Gus Fawait, kehadiran pemerintah di lokasi bencana merupakan bentuk komitmen untuk mendengar langsung keluhan masyarakat sekaligus memastikan solusi segera dijalankan.

“Masalah seperti ini harus ditangani dari hulunya. Kita ingin ada solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terus berulang,” tegasnya.

Melalui sinergi antara penanganan darurat dan perencanaan jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Jember optimistis persoalan banjir di Mumbulsari dapat segera teratasi sekaligus memperkuat upaya mitigasi bencana di wilayah lainnya. (ADV).

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru