selalu.id - Toko donat di kawasan Jalan Bulak Rukem Gang IV No.40, Kelurahan Tegalsari, Surabaya diobok-obok maling. Pelaku terekam CCTV.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (27/3/2026) malam. Pelaku disebut merupakan karyawan di toko tersebut.
Baca juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta
Atas pencurian ini, korban kehilangan dua tabung LPG, satu mesin press ban (sealer), satu buah tablet, dan uang tunai kurang lebih Rp200 ribu.
Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian, dan kini tengah dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Mitha, salah satu karyawan di toko tersebut menceritakan bahwa terduga pelaku adalah DD, pemuda yang baru sehari kerja di toko donat itu. DD direkrut pemilik toko melalui aplikasi online.
"Dia datang ke Surabaya pada Jumat pagi dan dijemput oleh bos di daerah Bungurasih. Setelah itu dia dapat pelatihan dan disuruh bos saya untuk jaga toko pada malam harinya," terang Mitha, Senin (30/3/2026).
Rupanya, kepercayaan pemilik toko pada DD malah dimanfaatkan. Saat toko tutup pukul 21.00 WIB, DD langsung melancarkan aksinya.
Baca juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026
Pemuda kelahiran 2003 itu lantas mencari barang-barang berharga yang ada di toko. Kebetulan, di toko ada tablet yang dipakai untuk pembayaran. Di situlah, langsung disikat oleh DD.
"Selain tablet, LPG, sama uang juga diambil sama dia," jelas Mitha.
Aksi DD terlihat di CCTV. Dia membawa kabur barang-barang curiannya itu dengan cara membuka rolling door toko namun cuma setengah.
Baca juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving
"Dia bisa buka toko karena dipegangin kunci juga sama bos," kata Mitha.
Sementara informasi yang ia terima dari warga sekitar, DD terlihat keluar dari dalam toko itu saat subuh. Katanya, DD dijemput mobil Avanza berpelat B.
"Untuk kerugian belum tahu. Tapi sudah dilaporkan sama bos ke polisi. Mudah-mudahan bisa ketangkep," ujar Mitha.
Editor : Zein Muhammad