selalu.id - Tren arus balik Lebaran 1447 Hijriah di Jawa Timur tidak hanya terjadi pada perjalanan antarkota jarak jauh, tetapi juga terlihat kuat pada pergerakan lokal di kawasan aglomerasi Surabaya.
KAI Commuter mencatat, total volume pengguna Commuter Line Wilayah 8 Surabaya selama periode angkutan Lebaran 11–23 Maret 2026 telah mencapai 596.742 orang.
Baca juga: Survei: 85,3 Persen Pemudik Puas dengan Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026
Lonjakan ini didominasi oleh mobilitas jarak pendek, terutama dari dan menuju kota penyangga seperti Sidoarjo, Gresik, hingga Malang, seiring berakhirnya masa libur Lebaran.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran pola arus balik masyarakat yang kini tidak hanya terpusat pada perjalanan jarak jauh.
“Arus balik lokal di kawasan Surabaya dan sekitarnya cukup tinggi. Masyarakat memanfaatkan Commuter Line untuk kembali beraktivitas maupun berpindah antarwilayah penyangga,” katanya, Selasa (24/3/2026).
Bahkan, pada Minggu (22/3/2026) lalu, jumlah pengguna dalam sehari mencapai 54.398 orang, menjadi rekor tertinggi selama periode angkutan Lebaran tahun ini.
Baca juga: Ini Dia Petugas Pelindo Daya Sejahtera yang Keras Dalam Kelancaran Mudik Lebaran 2026
Kemudian, pada Senin (23/3/2026) pukul 14.00 WIB, jumlah pengguna harian tercatat sebanyak 54.129 orang.
Karina menambahkan, tingginya angka tersebut tidak lepas dari peran stasiun-stasiun strategis seperti Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, dan Wonokromo yang menjadi simpul konektivitas antarmoda.
Selain untuk kembali bekerja, pergerakan ini juga dipicu aktivitas masyarakat yang masih memanfaatkan sisa libur untuk bersilaturahmi maupun berwisata di dalam kota.
Baca juga: Kereta Api Jadi Transportasi Favorit Turis Berwisata di Jatim saat Libur Lebaran
“Kemudahan akses, ketepatan waktu, dan tarif terjangkau menjadi alasan utama masyarakat memilih Commuter Line,” jelasnya.
KAI Commuter mengimbau pengguna untuk tetap menjaga ketertiban selama perjalanan, termasuk merencanakan perjalanan melalui aplikasi Access by KAI serta mendahulukan penumpang yang turun.
Editor : Zein Muhammad