selalu.id - Sejumlah buah yang disebut dalam Al-Qur'an kini dikenal memiliki kandungan nutrisi tinggi dan sering dikategorikan sebagai superfood yang baik untuk kesehatan.
Beberapa di antaranya bahkan telah banyak diteliti karena manfaatnya bagi tubuh.
Baca juga: Pedagang Tanjungsari Tolak Pembatasan Jam Operasional, Kinerja Komisi B DPRD Surabaya Dikritik
Berikut daftar buah yang disebut dalam Al-Qur'an, dikutip dari The Healthy Muslims.
1. Kurma
Kurma adalah buah yang paling banyak disebut dalam Al-Qur'an. Sejumlah ahli menyebut bahwa buah khas Negeri Jazirah Arab ini disebut 22 kali dalam kitab suci, meski dalam bentuk nama yang berbeda-beda.
Salah satu surat dalam Al-Qu'ran yang secara jelas menyebut kurma adalah Surat Al Mu'minun 3 ayat: 19-20: "Dengan air itu kami tumbuhkan bagimu kebun-kebun kurma dan anggur, yang di dalamnya terdapat buah-buahan yang banyak, dan darinya kamu boleh makan."
Kurma mengandung serat dan antioksidan yang tinggi. Manfaat nutrisinya dapat mendukung kesehatan otak dan mencegah penyakit.
2. Delima
Dalam Surah Ar-Rahman ayat: 68, Al-Quran berbicara tentang dua taman surga dengan mengatakan: "Di dalam kedua surga itu ada buah-buahan, kurma dan delima."
Delima sangat tinggi vitamin C yang berperan dalam pembentukan kolagen untuk menjaga otot, tulang, dan kulit, serta menjadi pemain kunci dalam penyerapan zat besi.
3. Zaitun
Dalam Surat Al Mu'minun ayat 20, Al-Quran memberitahu tentang buah-buahan yang harus dimakan, dan berbicara tentang pohon zaitun yang tumbuh di Gunung Sinai yang menyediakan minyak dan bumbu untuk dimakan.
Banyak orang memilih minyak zaitun sebagai pilihan lemak yang baik. Buahnya sendiri juga baik untuk dijadikan bumbu masakan.
Zaitun juga memiliki asam lemak esensial yang bagus untuk fungsi jantung dan otak, serta polifenol yang memiliki sifat antioksidan.
4. Buah Tin
Baca juga: Naik hingga 100 Persen, Ini Daftar Harga Sembako di Surabaya Pascalebaran
Al-Qur'an memiliki satu bab khusus yang bernama Surah At-Tin yang artinya Buah Tin."Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun," demikian bunyi surat At Tin ayat 1.
Buah tin atau buah ara sangat tinggi serat, yang membantu menjaga kadar gula darah dan kadar kolesterol yang sehat.
Buah ara yang dalam bahasa Inggris disebut fig juga mengandung magnesium, kalsium, potasium, dan karotin yang semuanya dibutuhkan tubuh.
Menurut ahli gizi bersertifikat Jo Lewin, yang dikutip dari BBC Food, buah fig memiliki setidaknya 5 manfaat kesehatan berikut:- meningkatkan kesehatan pencernaan- mencegah kerusakan sel- menormalkan tekanan darah- meningkatkan kesehatan tulang- membantu menjaga berat badan yang ideal.
5. Anggur
Dalam Surat Al Mu'minun 3 ayat: 19-20, Al-Qur'an mengatakan kepada umatnya: "Dengan air itu kami tumbuhkan bagimu kebun-kebun kurma dan anggur, yang di dalamnya terdapat buah-buahan yang banyak, dan darinya kamu boleh makan."
Anggur sangat populer karena kandungan antioksidannya yang tinggi. Anggur mengandung flavonoid yang telah terbukti bermanfaat dalam menangkal kerusakan oksidatif yang bahkan dikaitkan dalam beberapa penelitian memiliki sifat melawan kanker.
Baca juga: Harga Sayur Mayur Naik Diatas 100 Persen di Bulan Ramadan
6. Pisang
Di dalam surah Al-Waqiah ayat 29, Allah menyebutkan buah pisang sebagai buah yang bersusun-susun. "Dan orang-orang yang benar, betapa diberkatinya mereka.
Mereka akan berada di tengah-tengah pohon bidara yang tidak berduri, rumpun-rumpun pisang, naungan yang luas, air yang mengalir, buah-buahan yang melimpah, tidak pernah pada musimnya, dan tidak terlarang" (QS Al Waqiah 27-33).
Al Qur'an menyebutkan secara umum tentang buah-buahan yang dimakan oleh orang-orang di surga, dan secara khusus disebutkan tentang pisang yang memberi tahu kita bahwa pisang termasuk buah yang diberkahi.
Pisang adalah tambahan yang bagus untuk sarapan atau camilan pagi karena dikemas dengan potasium, serat, vitamin C, magnesium, dan folat.
Pisang juga mengandung beberapa jenis antioksidan kuat, termasuk flavonoid dan amina.
Antioksidan ini punya banyak manfaat kesehatan, seperti penurunan risiko penyakit jantung dan penyakit degeneratif.
Editor : Zein Muhammad