selalu.id – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Wilayah Jawa Timur menargetkan seluruh Musyawarah Cabang (Muscab) di 38 kabupaten/kota di wilayahnya selesai diselenggarakan pada akhir tahun 2026.
Kegiatan ini akan digencarkan mulai April hingga Juli mendatang pasca rampungnya kepengurusan Dinas Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jatim periode saat ini.
Baca juga: PKB Jatim Salurkan Ribuan Hewan Kurban hingga Tingkat Desa
“Targetnya tahun ini selesai semua,” kata Sekretaris Wilayah PKB Jatim, Multazamudz Dzikri kepada selalu.id, Jumat (27/2/2026).
Muscab bertujuan antara lain untuk menentukan ketua dan pengurus PKB di tingkat kabupaten/kota.
Menurut anggota Komisi C DPRD Jatim ini, mekanisme pemilihan Ketua Dinas Pimpinan Cabang (DPC) PKB dilakukan melalui usulan nama dari pengurus bawahannya, yang kemudian akan melalui tahapan fit and proper test.
“Pada prinsipnya musyawarah, ada pemetaan di awal, terus kemudian memberikan kesempatan dan ruang kepada peserta untuk mengusulkan calon yang kemudian nanti akan diuji mengikuti fit and proper test,” jelas politisi yang akrab disapa Azam itu.
Baca juga: Ahmad Jauhar Fikri, Kandidat Termuda Penantang Nama Besar di Bursa Ketua DPC PKB Lamongan
Fit and proper test mencakup evaluasi psikologi dan ujian internal, yang menjadi kewenangan dari Dinas Pimpinan Pusat (DPP).
Meskipun teknis detail belum dibahas, kemungkinan tahapan pengujian akan digelar di tingkat DPW dengan tim penguji dari DPP.
Selain penetapan kepengurusan, Muscab juga difungsikan sebagai ajang konsolidasi internal partai untuk memastikan kinerja pengurus daerah optimal, khususnya dalam menghadapi Pemilu mendatang.
Baca juga: PKB Desak Total Perombakan Timsel Bank Jatim, Ingatkan Tak jadi Ajang Akomodasi Kelompok
Multazam optimistis kegiatan ini akan berlangsung kondusif tanpa gesekan antar kader.
“Insya Allah aman karena sifatnya musyawarah dan ada ruang untuk mengusulkan pilihan,” jelasnya.
Editor : Zein Muhammad