selalu.id - Tabungan hari raya penjahit padat karya binaan Koperasi Sumber Mulia Barokah (SMB) Surabaya mencapai Rp50.481.000 menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Dana tersebut merupakan hasil penyisihan ongkos jahit yang dikumpulkan tanpa potongan administrasi.
Baca juga: Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syaratnya bagi Pelajar Kelas X
Ketua Koperasi SMB Surabaya, Uci Fatimatuzzahro, mengatakan tabungan itu dibagikan kepada penjahit yang aktif menabung sepanjang tahun. Dari total 111 penjahit binaan, sebanyak 45 orang tercatat rutin menyisihkan pendapatannya.
“Total tabungan yang dibagikan Rp50.481.000. Dari 111 penjahit, yang aktif menabung ada 45 orang. Uang itu disimpan tanpa potongan admin,” ujar Uci saat pembagian tabungan di Graha Sawunggaling, Gedung Pemkot Surabaya, Sabtu (14/2/2026) kemarin.
Uci menjelaskan, skema tabungan dilakukan dengan menyisihkan sebagian ongkos jahit setiap kali menerima pekerjaan. Dana tersebut dititipkan di koperasi dan dicairkan menjelang hari raya untuk membantu kebutuhan Lebaran.
Baca juga: Dispendik Surabaya Buka Seleksi Dewan Pendidikan 2026–2030, Ini Jadwal dan Syaratnya
Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemkot Surabaya, Anna Fajriatin, mengapresiasi konsistensi para penjahit dalam menabung.
Ia menilai program tersebut tidak hanya membantu perencanaan keuangan, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi pelaku usaha kecil.
Menurut Anna, Pemkot Surabaya mendorong perluasan program padat karya menjahit agar memiliki kepastian pasar. Salah satunya dengan membuka peluang produksi kerudung bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan di lingkungan Pemkot Surabaya.
Baca juga: Pemkot Surabaya Perluas Beasiswa Pemuda Tangguh, Jangkauan Capai 24 Ribu Mahasiswa PTN Negeri-Swasta
“Pemkot harus menciptakan demand yang jelas agar UMKM memiliki pasar. Salah satu potensi yang bisa dikembangkan adalah kebutuhan kerudung ASN,” kata Anna.
Ia menambahkan, jika program tersebut direalisasikan, penjahit padat karya binaan koperasi berpeluang memperoleh tambahan order secara berkelanjutan.
Editor : Redaksi