selalu.id - Polsek Sukapura bersama Forkopimka, TNBTS, pelaku jasa wisata, serta perwakilan masyarakat melakukan bersih-bersih kawasan wisata Bromo, Jumat (13/2/2026).
Hasilnya, sekitar 1 ton sampah yang didominasi plastik berhasil dikumpulkan.
Baca juga: Korupsi Gaji Ganda Rp118 Juta, Pendamping Desa di Probolinggo Ditahan
Kegiatan bersih-bersih atau kerja bakti (korve) di kawasan wisata Bromo ini dibagi menjadi beberapa titik, mulai dari sekitar jalan masuk menuju lautan pasir, kemudian di lautan pasir baik di patok yang mengarah ke Lembah Watangan, hingga sekitar Pura Poten Luhur.
Kapolsek Sukapura, AKP Ardhi Bita Kumala mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu tindak lanjut instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tentang bersih-bersih tempat wisata.
Kebetulan, Gunung Bromo menjadi salah satu destinasi wisata yang berada di Kecamatan Sukapura.
Selain itu, kebersihan akan menjaga kawasan Gunung Bromo tetap asri saat hari libur tiba. Sehingga pengunjung tidak kecewa dengan banyaknya sampah berserakan oleh pengunjung yang tak bertanggung jawab.
Baca juga: Balita 2 Tahun di Probolinggo yang Hilang Misterius Belum Ditemukan
“Dalam kegiatan bersih-bersih sampah di kawasan Bromo yang juga menjelang bulan Ramadan ini, turut diikuti 150 orang dari berbagai pihak. Saat pelaksanaannya, kami membagi peserta di beberapa area untuk mempercepat pengambilan sampah,” kata Ardhi.
Hasilnya, total sampah yang terkumpul sebanyak sekitar 1 ton, yang dimuat dalam 2 truk dan 3 mobil jenis pikap. Sampah yang berhasil dikumpulkan didominasi sampah plastik, seperti botol bekas air minum hingga berbagai kemasan berbahan plastik.
“Kami berharap wisatawan yang berkunjung ke Bromo selalu menjaga kebersihan dan tidak meninggalkan sampah. Alangkah baiknya, sampah dibawa terlebih dahulu, kemudian dibuang di hotel atau tempat transit,” imbau Ardhi.
Baca juga: Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius
Sementara Ketua Komunitas Alam Hijau Pabulinggih, Bambang Heri Wahyudi mewakili komunitasnya, turut serta dalam kegiatan bersih-bersih atau korve Bromo yang diawali dari pembersihan di sekitar pintu masuk Dusun Cemorolawang.
“Alhamdulillah, dari ratusan peserta yang ikut bergabung, berhasil mengumpulkan sampah sebanyak empat kendaraan, baik truk maupun pikap,” katanya.
Editor : Zein Muhammad