selalu.id – Polda Jawa Timur masih mengembangkan pengungkapan kasus pembacokan terhadap Aiptu Susanto, anggota Polres Lumajang, meski satu tersangka telah diamankan dan pelaku utama tewas ditembak petugas.
Baca juga: Pria di Probolinggo jadi Korban Begal, Satu Motor Matik RaibĀ
Dalam perkara ini, polisi mengamankan tersangka bernama M Hasan. Sementara pelaku utama, Agus Sulaiman Fadeli (30), tewas saat dilakukan penindakan.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur menyatakan, penyidik menduga masih ada pelaku lain yang terlibat dalam jaringan Agus.
"Masih terus kami kembangkan untuk memastikan keterlibatan pelaku lain yang masuk jaringan tersangka A. Mereka sudah beberapa kali melakukan pencurian," ujarnya saat dikonfirmasi selalu.id, Rabu (17/12/2025).
Jumhur menjelaskan, Agus dikenal sebagai pelaku kejahatan yang cukup ditakuti di wilayah Lumajang, Probolinggo, dan Pasuruan. Pelaku juga diketahui pernah beraksi di wilayah Jember.
Baca juga: Polres Lumajang Ringkus Spesialis Pencuri Baterai Tower Antarkota
"Pelaku A (Agus) ini spesialis yang sangat meresahkan. Tiap melakukan pekerjaannya selalu menggunakan sajam," tandas mantan Kapolsek Bintan Utara itu.
Menurut Jumhur, Agus kerap melukai korban menggunakan senjata tajam berupa celurit sepanjang sekitar 50 sentimeter. Aksi pembacokan tersebut telah dilakukan belasan kali.
Baca juga: Suasana Khusyuk Ibadah Tilem Agama Hindu di Pura Polresta Sidoarjo
Ia menambahkan, Agus bukan kali pertama berurusan dengan hukum. Sebelum tewas, Agus tercatat dua kali keluar masuk penjara.
"Pertama pada 2015 di Polres Probolinggo setelah membacok korban untuk merampas motor. Dan kedua di rutan Polres Lumajang karena kasus yang sama. Jadi dua kali menjalani ditangkap dan menjalani persidangan," tutup Jumhur.
Editor : Ading