Panik, Begini Kesaksian Sopir Angkot yang Tertimpa Tiang PJU Roboh di Wonokromo

Reporter : Ade Resty
Angkot yang tertimpa tiang PJU roboh. Foto: Ade Resti

selalu.id - Tiang Penerangan Jalan Umum yang roboh di Jalan Wonokromo Surabaya sempat membuat panik Ismail, Sopir angkot LYN W yang tertimpa robohnya tiang PJU tersebut.

Kepada selalu.id, pria yang mengaku berasal dari Bangkalan, Madura tersebut menuturkan, awalnya Dia mencari penumpang seperti biasa, lantaran hujan deras disertai angin kencang, Ismail berinisiatif untuk menepikan angkotnya lantaran jarak pandang pendek dan membahayakan.

Baca juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

"Padahal aku ndak pernah ngetem disini," ujarnya kepada selalu.id, Senin (21/2/2022).

Saat berhenti tersebut, tiba-tiba Ismail dikejutkan dengan suara keras, brakk!! serta teriakan dari pengendara di sekitarnya. Suasana berubah menjadi panik karena di dalam angkot terdapat dua penumpang yang berusaha menyelamatkan diri keluar dari angkot.

"Saya ndak tahu, tiba-tiba ada suara keras, ternyata tiangnya roboh," imbuh Ismail.

Baca juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Dibantu oleh pengendara serta warga sekitar, Ismail bersama dua penumpangnya berhasil dievakuasi dengan selamat.

Tak hanya menimpa angkot saja, robohnya tiang PJU di Wonokromo ini juga menimpa mobil pribadi jenis Daihatsu Xenia berwarna hitam bernopol L 1657 M. Belum diketahui identitas pengendara mobil pribadi tersebut. Diinformasikan pengemudi mobil tersebut seorang wanita.

Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Robohnya tiang PJU ini mengakibatkan kemacetan luar biasa di kawasan tersebut, pasalnya arus lalu lintas tertutup total. Dilaporkan kemacetan terjadi di Ngagel ke arah Jalan A. Yani, Darmo ke arah Jalan A Yani serta arus lalu lintas dari A Yani yang mengarah ke Stasiun Wonokromo.

Pengendara diimbau untuk menghindari kawasan tersebut lantaran arus lalu lintas saat ini masih tertutup. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru