Telkomsel Dorong Generasi Muda Bijak Bermedia Sosial Lewat Rumah Literasi Digital

Reporter : Rahmat Hidayat

selalu.id – Kehadiran Rumah Literasi Digital (RLD) di Surabaya diapresiasi sebagai langkah strategis untuk menciptakan generasi muda yang melek teknologi dan bijak dalam bermedia digital.

 

Baca juga: Founder MAC: Autisme Bukan Penyakit, tapi Kondisi Perkembangan Saraf

Manager Corporate Communications Telkomsel area Jawa Bali, Erwin Kusumawan, menyebut RLD sebagai terobosan luar biasa, khususnya bagi jurnalis dan pegiat media, dalam membentuk narasi positif di era digital.

 

“Era digital tidak bisa kita hindari. Mau tidak mau, kita harus berdamai dan mampu memanfaatkannya, termasuk teknologi seperti AI,” terang Erwin saat berkunjung ke Rumah Literasi Digital, Kamis (16/10/2025).

 

Ia menekankan media sosial kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan generasi muda. Namun, di balik potensi besar itu, ada ancaman jika tidak dimanfaatkan secara bijak.

 

“Setiap orang punya media sosial. Jika narasi yang dibangun negatif, tentu akan merugikan mereka sendiri,” tandasnya.

 

Sebagai bentuk sinergi, Telkomsel membuka peluang kolaborasi dengan RLD melalui program edukasi digital di sekolah-sekolah. Fokusnya memberi pemahaman tentang penggunaan media sosial yang sehat dan membangun.

 

Baca juga: Telkomsel Klaim Bangun Kesadaran Literasi Digital 1000 Pelajar dan Guru

“Target kami menghadirkan digitalisasi sebagai hal positif dalam kehidupan generasi muda. Tidak hanya menjadi pengguna konsumtif, tetapi mampu menciptakan nilai dan manfaat,” imbuhnya.

 

Selain edukasi, rencana kegiatan ke depan juga mencakup kompetisi digital kreatif bagi pelajar sebagai sarana menyalurkan ide-ide positif.

 

Erwin juga mengingatkan para orang tua untuk tetap mengawasi aktivitas digital anak-anak mereka.

 

Baca juga: Sambut Nataru, Telkomsel Hadirkan 53 Posko Siaga di Jawa Timur

“Mereka mungkin tampak diam di rumah, tapi pergerakan jari-jari di gadget bisa membawa pengaruh besar. Dunia saat ini ada di genggaman mereka,” katanya.

 

Erwin berharap keberadaan Rumah Literasi Digital menjadi tonggak perubahan bagi generasi muda agar tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga mampu menggunakannya untuk kebaikan diri dan lingkungan.

 

 

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru