Kunjungi Sekolah Rakyat di Mojokerto, Mensos Gus Ipul Tegur Pendamping

Reporter : Achmad Supriyadi

Selalu.id - Menteri Sosial Saifulah Yusuf meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 15 yang berada di Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Gus Ipul sempat menegur para pendamping agar mendengarkan dengan seksama ketika dirinya memaparkan program sekolah rakyat yang merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Saat paparan, siswa SRMP 15 dan orang tua duduk di salah satu gedung. Namun puluhan pendamping memang berada di luar gedung tersebut.

Mantan Wali Kota Pasuruan ini nampak tegas menegur para pendamping asyik berbicara sendiri yang duduk di luar gedung.

"Teman-teman, saya minta kesungguhannya, tidak hanya mengerti dan memahami, tapi bisa menghayati apa yang menjadi tugas daripada pendamping," kata Gus Ipul, Sabtu (11/10/2025) malam.

Baca juga: Angin Kencang di Mojokerto Rusak 4 Rumah dan Tumbangkan Pohon Bikin Macet

Ia menambahkan, pendamping sosial dituntut lebih dari sekadar pemahaman teknis, melainkan juga empati dan keterlibatan hati yang tinggi.

"Kerjanya perlu empati, perlu dengan hati, tidak hanya cukup memahami, pintar, tapi melayani ini dengan empati, dengan hati dan membayangkan posisi kita berada seperti adik-adik. Bisa didengar ya," tegasnya.

Menurut Gus Ipul, teguran terhadap para pendamping tersebut sangatlah beralasan mengingat peran sentral pendamping sosial dalam Program Sekolah Rakyat.

Baca juga: Momen Wali Kota Mojokerto Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang

Proses seleksi siswa disebutnya diawali dan sangat erat kaitannya dengan asesmen yang dilakukan oleh pendamping sosial di lapangan.

"Peran pendamping sangat erat, proses seleksi diawali dari pendamping, berdasarkan data tunggal itu kita dapat mengetahui," pungkasnya.

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru