Selalu.id - Misteri penemuan potongan tubuh di jurang Dusun Pacet Selatan, Desa/Kecamatan Pacet, Mojokerto, mulai menemui titik terang. Korban mutilasi tersebut diketahui bernama TAS, seorang perempuan berusia 25 tahun asal Lamongan yang tinggal di Surabaya.
Identifikasi korban bermula dari penemuan potongan telapak tangan kanan pada Sabtu (6/9) sore. Setelah dilakukan pemindaian sidik jari melalui alat Mambis, identitas korban berhasil diungkap pada Sabtu malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Baca juga: Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan
"Kemarin sekitar pukul 19.00 WIB, kami dapat identitas korban," ujar Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Fauzy Pratama, Minggu (7/9/2025).
Polisi segera menghubungi keluarga korban di Lamongan. Saat ini, keluarga TAS telah berada di Satreskrim Polres Mojokerto untuk memberikan keterangan terkait korban.
Baca juga: Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah
Berdasarkan informasi dari keluarga, TAS adalah lulusan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) jurusan Manajemen. Korban diketahui tidak bekerja dan tinggal di sebuah kos di daerah Lakarsantri, Surabaya, bersama pacarnya. Pacar korban, yang juga merupakan lulusan UTM jurusan Informatika, kini menjadi buruan polisi.
"Informasi dari keluarga korban tidak terlalu banyak karena korban dan keluarganya jarang berkomunikasi," jelas AKP Fauzy.
Baca juga: Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto
Sebelumnya, tim kepolisian Polres Mojokerto berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan dan mutilasi di wilayah Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya, pada Sabtu (6/9) malam. Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari penemuan potongan tubuh di jurang Hutan Sendi, Pacet, Mojokerto, pada Sabtu siang.
Saat ini, polisi masih terus mendalami kasus ini untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap pembunuhan. Fokus utama penyelidikan adalah mencari dan menangkap pacar korban untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Editor : Redaksi