Selalu.id –Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan seluruh rangkaian acara untuk peringatan Hari Pahlawan 10 November akan digelar tanpa pemborosan dan tanpa mendatangkan artis ibu kota.
“Semua yang tampil adalah warga Surabaya. Anak-anak sekolah, mahasiswa pariwisata, sampai sejarawan ikut berkolaborasi. Jadi bukan pemborosan, ini murni karya arek-arek Suroboyo,” kata Eri, Minggu (7/9/2025).
Baca juga: Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam
Menurutnya, konsep tersebut sekaligus menjaga semangat kebersamaan. Tradisi perbaikan bendera yang rutin digelar September menjadi simbol perjuangan arek-arek Suroboyo.
Baca juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin
“Dulu pejuang kita merobek warna biru hingga jadi merah putih, itu kebanggaan. Sekarang kita lanjutkan dengan cara sederhana tapi penuh makna,” jelasnya.
Eri menambahkan, momentum Hari Pahlawan tahun ini juga sebagai pengingat agar masyarakat tidak terjebak ego dan ambisi pribadi. “Kita harus ingat, semua harus dilakukan dengan kebersamaan dan gotong royong,” tegasnya.
Baca juga: Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M
Meski tidak ada konser musik dari Pemkot, Eri memberi ruang kepada pihak swasta untuk menggelar hiburan. “Silakan kalau ada yang mau buat pesta musik, tapi bukan dari pemerintah. Itu justru menggerakkan ekonomi, apalagi F&B,” ujarnya.
Editor : Redaksi