Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Jatim 2027, Pemkot Evaluasi Sarana Olahraga

Reporter : Ade Resty
Eri Cahyadi dan Emil Dardak

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan kesiapan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X pada 2027. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan gelaran Porprov harus lebih meriah dan berdampak bagi masyarakat.

 

Baca juga: Jember Marching Band Siapkan Tim Unggulan, 36 Atlet Lolos Seleksi Tahap Kedua

“Porprov 2027 harus lebih menggelegar. Kita pernah jadi tuan rumah di 2007, dan tahun 2027 harus jauh lebih besar gaungnya,” kata Eri, Senin (14/7/2025).

 

Pemkot mulai berkoordinasi dengan KONI Surabaya dan KONI Jawa Timur untuk menentukan cabang olahraga yang akan dipertandingkan, sekaligus menyesuaikan kebutuhan venue.

 

“Kita akan koordinasi dengan KONI Surabaya dan KONI Jatim. Mana saja venue yang dibutuhkan dan cabor apa saja yang akan ditampilkan. Jangan sampai ada venue dadakan yang belum siap seperti Porprov sebelumnya,” ujarnya.

 

Pemkot juga mengevaluasi seluruh sarana olahraga di Surabaya untuk memastikan kelayakan penggunaan, termasuk opsi renovasi atau peningkatan fasilitas.

 

“Nanti kita koreksi bersama, apakah cukup renovasi atau butuh peningkatan fasilitas. Semua akan ditindaklanjuti supaya Porprov 2027 berjalan lancar dan berkesan,” tegas Eri.

 

Baca juga: Bidik Emas di PON, La Nyalla Minta Anggaran KONI Jatim Ditambah

Beberapa venue yang disiapkan di antaranya Lapangan Thor untuk sepak bola, Gelora Bung Tomo (GBT) untuk atletik, serta lapangan hoki di kawasan Dharmawangsa. Namun, keputusan final tetap berada di tangan KONI Jatim.

 

“Semua sarana kita maksimalkan. Tapi penentuan finalnya tetap dari KONI Jatim dan KONI Surabaya. Kita siapkan sesuai kebutuhan mereka,” ujarnya.

 

Eri juga menyoroti capaian kontingen Surabaya di Porprov Jatim 2025 yang meraih 199 medali emas dari target 200 emas. Ia memastikan seluruh atlet tetap mendapatkan bonus sesuai ketentuan.

 

Baca juga: Wali Kota Surabaya Beri Bonus Rp 32 Juta untuk Atlet Peraih Emas Porprov Jatim

“Target kita 200 emas, tercapai 199. Tapi tetap, yang meraih emas, perak, perunggu—semuanya kita beri bonus sesuai ketentuan. Tidak ada pengaruh dari selisih satu medali itu,” katanya.

 

Eri menyebut ada beberapa kendala administratif yang membuat perolehan emas tidak diakui, termasuk di cabang olahraga anggar.

 

“Misalnya di cabor anggar, kita dapat emas, tapi tidak diakui karena masalah internal. Jadi secara riil sebenarnya kita sudah lampaui target,” pungkasnya.

 

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru