selalu.id – Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menyoroti fasilitas ruang sidang utama DPRD Surabaya yang dinilainya belum mengikuti perkembangan teknologi.
Baca juga: Dipanggil DPRD, Begini Alasan Klasik Gion Spa yang Pekerjakan Anak di Bawah Umur
Yona, yang akrab disapa Cak Yebe, menilai penggunaan proyektor dan layar televisi kecil di ruang sidang paripurna sudah tidak memadai. Ia menyarankan agar DPRD Surabaya segera beralih menggunakan videotron seperti yang telah diterapkan di sejumlah DPRD kota/kabupaten lain.
“Kalau masih punya rasa malu, harusnya kita segera berbenah. Kota dan kabupaten lain yang anggarannya lebih kecil sudah pakai videotron. Surabaya masih proyektor LCD,” ujar Cak Yebe, Kamis (10/7/2025).
Menurutnya, penggunaan videotron bukan hanya soal modernisasi, tetapi juga menunjang efektivitas dan transparansi sidang, terutama saat menampilkan materi visual kepada publik atau tamu eksternal.
Baca juga: DPRD Surabaya Janji Segera Sahkan Perda Disabilitas
Ia menyebut ruang paripurna DPRD Surabaya sering digunakan untuk rapat terbuka maupun undangan luar, sehingga fasilitas presentasi visual seharusnya lebih representatif.
“Kalau pakai proyektor yang tidak jelas dan layar kecil di samping kanan-kiri, kadang peserta sidang kesulitan mengikuti materi,” ucapnya.
Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari
Cak Yebe menambahkan, keberadaan videotron akan membantu menampilkan data atau grafik dengan lebih jelas, terutama dalam sesi-sesi siang hari atau ketika materi bersifat teknis dan visual.
Ia berharap peningkatan fasilitas ruang sidang menjadi perhatian agar citra DPRD Surabaya sebagai bagian dari pemerintahan kota besar tidak tertinggal dibanding daerah lain.
Editor : Ading