Rabu, 30 Sep 2026 04:38 WIB

Bahas Data Tunggal di APEKSI, 98 Kepala Bappeda Sepakat Satukan Arah Pembangunan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 08 Mei 2025 16:25 WIB
APEKSI
APEKSI

selalu.id - Isu strategis pembangunan data tunggal nasional menjadi sorotan utama dalam Forum Kepala Bappeda se-Indonesia (Forum Bhakti) yang digelar di Kompleks Gedung Balai Pemuda, Surabaya, Rabu (7/5/2025).

 

Baca Juga: Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Forum ini merupakan bagian dari Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), dengan fokus memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam perencanaan pembangunan.

 

Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, menegaskan perlunya lompatan besar untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Ia menyebut pembangunan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai fondasi penting yang menuntut kolaborasi lintas kementerian dan keberanian mengambil risiko.

 

“Kalau biasa-biasa saja, kita akan terjebak dalam perangkap negara berpendapatan menengah. DTSEN ini adalah pondasi bagi lompatan besar itu,” ujarnya.

Baca Juga: Sinergi Digital Nasional Dimulai dari Surabaya, Wali Kota Eri Fokus Efisiensi APBD

 

Ketua Dewan Pengurus APEKSI sekaligus Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menekankan bahwa DTSEN harus dapat dimanfaatkan langsung oleh pemerintah kota sebagai dasar pengambilan kebijakan berbasis data. Ia mendorong agar akses dan protokol data disusun secara transparan dan mudah digunakan.

 

“Data ini jangan hanya menjadi tumpukan angka, tapi harus hidup dan menyatu dalam kebijakan yang menyentuh masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga: Munas VII APEKSI 2025: Surabaya Unjuk Gigi sebagai Kota Paling Bersih di Indonesia

 

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono, menyatakan bahwa harmonisasi data hingga ke level pemerintah daerah menjadi prioritas. “Melalui APEKSI, kita akan kawal sinkronisasi data ini sampai ke level terkecil,” katanya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sederet Fakta Baru Kasus Sengketa Lahan Kalisari Surabaya

Persoalan muncul karena terdapat klaim atas Persil Nomor 473 atas nama Asifah dengan luas 2.310 meter persegi yang disebut berada di lokasi lahan Pujiono.

Prabowo dan Megawati Janjian Makan Nasi Goreng, Mau Bahas Apa Ya?

Sajian nasi goreng Megawati sendiri punya rekam jejak historis dalam hubungan kedua tokoh nasional ini.

Awas! Ratusan Ton Emas Ilegal Beredar di Indonesia, Kenali Ciri-cirinya

Dari total pemetaan nasional, tercatat sedikitnya 1.221 lokasi PETI emas yang beroperasi tanpa menyetor rupiah sedikit pun ke kas negara.

Proyek Revitalisasi Sekolah di Jember Gerakkan Ekonomi Warga, Jadi Berkah dan Bahagia

Dari proyek tersebut, sekitar 5.160 tenaga kerja terlibat, dengan rincian 2.000 tukang dan 3.160 asisten tukang. Juga gerakkan ekonomi warga lainnya.

Soal Seragam Sekolah, DPRD Surabaya Minta Pemkot Kaji Pembiayaan Batik Lewat BOPDA

Ajeng mengatakan usulan terkait pengadaan seragam batik secara terpusat masih perlu dibahas lebih lanjut bersama Dispendik agar tak jadi persoalan baru.

Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Menurutnya, Kota Mojokerto memiliki posisi strategis dalam penanganan TB karena selama ini turut memberikan layanan pengobatan bagi pasien dari luar wilayah.