Sabtu, 26 Sep 2026 04:24 WIB

Camlaude, Eri Cahyadi Lulus Doktor di Unair

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 28 Okt 2024 16:43 WIB
Eri Cahyadi
Eri Cahyadi

selalu.id - Eri Cahyadi berhasil meraih predikat cumlaude dan gelar doktor Program Studi S3 Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (Unair).

Wali Kota Surabaya yang sedang cuti itu juga telah berhasil ujian sidang terbuka dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Unair Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin. di Gedung Airlangga Sharia & Entrepreneurship Education Center (ASEEC) Tower Kampus B Unair Surabaya, Senin (28/10/2024).

Di hadapan para guru besar, penyanggah, promotor, co-promotor hingga para tamu undangan, Eri mempresentasikan disertasinya yang berjudul ‘Kesehatan Organisasi Publik untuk Pengembangan Kapabilitas Perubahan dan Peningkatan Kinerja’.

Disertasi tersebut menyoroti pentingnya kesehatan organisasi dalam lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mendukung peningkatan kinerja dan kapabilitas perubahan.

Eri menjelaskan, motivasi dari penelitiannya adalah keinginannya untuk menciptakan suasana kerja yang kondusif dan bahagia di lingkungan Pemkot Surabaya. Menurutnya, kesehatan organisasi yang baik harus dilandasi oleh prinsip keadilan.

“Keadilan dalam organisasi adalah ketika semua dinas diperlakukan setara, tidak ada dinas yang dianggap lebih tinggi poinnya daripada yang lain. Transparansi dalam pemberian kenaikan pangkat dan penghargaan bagi mereka yang berprestasi juga sangat penting,” ujar Eri usai menjalani sidang terbuka S3 di Unair.

Eri juga menekankan bahwa setiap perangkat daerah (PD) harus memiliki tim evaluasi untuk memastikan visi-misi dan kontrak kinerja tercapai.

Dengan penerapan konsep tersebut, ia mengaku telah melihat dampak positif yang signifikan pada kinerja di lingkup Pemkot Surabaya.

"Surabaya saat ini memiliki predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) AA, satu-satunya di Indonesia dari Kementerian PANRB, Inovasi Pelayanan Publik Terbaik 2024 hingga predikat Kota Layak Anak dari UNICEF," jelasnya.

Kinerja terukur lainnya adalah penurunan kemiskinan secara signifikan dari 6 persen menjadi 3,4 persen. Stunting di Surabaya juga turun drastis dari 28,5 persen menjadi 1,6 persen, yang terendah di Indonesia.

Dengan disertasi yang berfokus pada kesehatan organisasi, Eri berharap dapat membangun Kota Surabaya lebih baik lagi.

Lebih lanjut juga mengungkapkan bahwa penelitiannya ini mengombinasikan ilmu pengetahuan dengan aqidah agama yang kuat sebagai landasan pengabdian kepada masyarakat.

“Saya ingin membangun Surabaya dengan ilmu dan karakter yang kuat. Semoga penelitian ini bisa diteruskan oleh teman-teman yang melanjutkan studi doktoral, agar ilmu ini dapat lebih bermanfaat lagi,” harapnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Airlangga (Unair) Prof. Dr. Mohammad Nasih, S.E., M.T., Ak.,, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian Eri Cahyadi.

Menurutnya, disertasi yang diajukan Eri Cahyadi memiliki relevansi kuat dengan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Wali Kota Surabaya. Terutama dalam membangun kesehatan organisasi yang nyata.

“Disertasi ini komprehensif dan sangat relevan dengan pekerjaan beliau. Hasil penelitian ini sudah diterapkan dan dampaknya bisa kita rasakan bersama di Kota Surabaya,” kata Prof Nasih.

Selain itu, Prof Nasih memandang bahwa hasil penelitian Eri Cahyadi, membuktikan bahwa pendekatan learning by doing dalam membangun kultur organisasi publik mampu menghasilkan dampak yang signifikan.

"Disertasi ini menjadi salah satu disertasi yang komprehensif, yang komplit, antara nilai-nilai ilmiah, antara aspek akademis dengan praktik sehari-hari," ujarnya.

Oleh karenanya, Prof Nasih berpendapat jika hasil penelitian Eri layak meraih predikat cumlaude karena komprehensivitasnya dalam aspek ilmiah, akademis dan praktik nyata. “Impact-nya sangat nyata dan telah membawa Surabaya mencapai prestasi seperti saat ini,” pungkasnya.

Baca Juga: Bansos di Surabaya Tak Lihat Desil, Eri Cahyadi: Ada yang Masih Belum Dapat Bantuan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Layanan Home Care Pemkab Jember Dilirik Kemenkes, Jadi Inspirasi Daerah Lain

Meski begitu, Kemenkes tetap memberikan perhatian pada evaluasi program secara berkala guna memastikan efektivitasnya di lapangan.

ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot untuk memindahkan sebagian aktivitas kerjanya ke Balai RW mulai Oktober 2026.

Progres RSUD Sedati Lampaui Target, Wabup Sidoarjo Wanti-wanti soal Kualitas Material

Inspeksi mendadak ini dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan lambannya pengerjaan fisik di lokasi.

Pemkot Surabaya Larang Sekolah Jual Seragam Mulai Tahun Depan, Ini Penjelasannya

Selain penyelarasan desain, Pemkot Surabaya secara eksplisit melarang pihak sekolah negeri melakukan aktivitas jual beli seragam kepada siswa maupun orang tua.

RAPBD Jatim 2027 Turun 8,2 Persen, Golkar Pertanyakan Pemangkasan Belanja Modal

Golkar pun meminta Pemprov Jawa Timur menjelaskan strategi menjaga ketersediaan infrastruktur, konektivitas, hingga pemerataan layanan publik.

Viral Wadah MBG di Patrang Jember Disebut Kurang Bersih, Ini Kata Pihak Pengelola

Keluhan tersebut mengemuka setelah akun Facebook IWJ Ofisial milik Muhamad Abas mengunggah foto wadah makanan atau ompreng MBG yang dinilai kurang bersih.