Selasa, 03 Feb 2026 06:31 WIB

Risma Sebut Pengentasan Kemiskinan Bukan Dari Bantuan Sosial

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 16 Okt 2024 14:30 WIB
Tri Rismaharini
Tri Rismaharini

selalu.id - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut tiga Tri Rismaharini mengungkapkan solusi mengentaskan kemiskinan dengan mengelola anggaran yang baik.

Risma pun mengungkapkan solusi tersebut di hadapan warga Bondowoso  saat acara Deklarasi Dukungan Perkumpulan Mantan Kepala Desa (PMKD) Se-Kabupaten. Bondowoso, Warung Joglo Curahdami, Bondowoso, Selasa (15/10/2024).

Mantan Menteri Sosial RI itu menjelaskan, bahwa untuk pengentasan kemiskinan, yang dibutuhkan masyarakat adalah pemberdayaan bukan bantuan sosial.

"Coba bayangkan, kalau bantuan sosial (bansos) itu maksimal Rp 450 ribu se bulan, untuk satu keluarga dengan Bapak, zibu, Anaknya dua, mana cukup?," tegas Risma.

Dengan masyarakat yang berdaya dan mandiri, maka perekonomian rakyat menjadi sejahtera. Risma telah membuktikan hal tersebut semasa menjadi Menteri Sosial RI. Risma telah berkeliling mulai Aceh sampai Papua untuk bisa mengentas kemiskinan.

"Di Kementrian Sosial itu kebanyakan untuk Bansos, untuk program pemberdayaan itu anggarannya sedikit. Tapi jika anggarannya sedikit tapi kita bisa kerja banyak sekali," terangnya.

"Saya sudah keliling. Kita bantu kita pasang untuk air-air bersih, lalu bantuan kapal untuk para nelayan, lalu untuk petani-petani itu, untuk perbaikan rumah kita juga bantu agar mereka bisa lebih sejahtera," papar Risma yang juga merupakan Mantan Wali Kota Surabaya itu.

Lebih lanjut dia menyinggung kondisi perekonomian yang saat ini sedang sulit. Hal itu ditandai dengan banyaknya pasar rakyat yang makin sepi. Bahkan sebagian pasar yang malah telah tutup.

"Saat ini itu banyak toko-toko dan bahkan Mall yang tutup. Saya kemarin muter ke pasar-pasar juga banyak tutup," papar Risma.

Untuk menghadapi permasalahan itu, Risma berharap agar masyarakat dapat membuat usaha untuk dapat menggerakkan perekonomian supaya dapat lebih baik lagi.

"Mulai saat ini bapak ibu sekalian bisa berfikir apa saja potensi apa yang ada di daerahnya masing-masing. Buat kelompok-kelompok usaha itu, supaya ekonominya bergerak," tegasnya.

Baca Juga: Warga Diminta Tak Takut Lapor Kematian, Bansos Tetap Bisa Diterima Ahli Waris

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.