Jumat, 05 Jun 2026 04:54 WIB

Risma Sebut Pengentasan Kemiskinan Bukan Dari Bantuan Sosial

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 16 Okt 2024 14:30 WIB
Tri Rismaharini
Tri Rismaharini

selalu.id - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut tiga Tri Rismaharini mengungkapkan solusi mengentaskan kemiskinan dengan mengelola anggaran yang baik.

Risma pun mengungkapkan solusi tersebut di hadapan warga Bondowoso  saat acara Deklarasi Dukungan Perkumpulan Mantan Kepala Desa (PMKD) Se-Kabupaten. Bondowoso, Warung Joglo Curahdami, Bondowoso, Selasa (15/10/2024).

Mantan Menteri Sosial RI itu menjelaskan, bahwa untuk pengentasan kemiskinan, yang dibutuhkan masyarakat adalah pemberdayaan bukan bantuan sosial.

"Coba bayangkan, kalau bantuan sosial (bansos) itu maksimal Rp 450 ribu se bulan, untuk satu keluarga dengan Bapak, zibu, Anaknya dua, mana cukup?," tegas Risma.

Dengan masyarakat yang berdaya dan mandiri, maka perekonomian rakyat menjadi sejahtera. Risma telah membuktikan hal tersebut semasa menjadi Menteri Sosial RI. Risma telah berkeliling mulai Aceh sampai Papua untuk bisa mengentas kemiskinan.

"Di Kementrian Sosial itu kebanyakan untuk Bansos, untuk program pemberdayaan itu anggarannya sedikit. Tapi jika anggarannya sedikit tapi kita bisa kerja banyak sekali," terangnya.

"Saya sudah keliling. Kita bantu kita pasang untuk air-air bersih, lalu bantuan kapal untuk para nelayan, lalu untuk petani-petani itu, untuk perbaikan rumah kita juga bantu agar mereka bisa lebih sejahtera," papar Risma yang juga merupakan Mantan Wali Kota Surabaya itu.

Lebih lanjut dia menyinggung kondisi perekonomian yang saat ini sedang sulit. Hal itu ditandai dengan banyaknya pasar rakyat yang makin sepi. Bahkan sebagian pasar yang malah telah tutup.

"Saat ini itu banyak toko-toko dan bahkan Mall yang tutup. Saya kemarin muter ke pasar-pasar juga banyak tutup," papar Risma.

Untuk menghadapi permasalahan itu, Risma berharap agar masyarakat dapat membuat usaha untuk dapat menggerakkan perekonomian supaya dapat lebih baik lagi.

"Mulai saat ini bapak ibu sekalian bisa berfikir apa saja potensi apa yang ada di daerahnya masing-masing. Buat kelompok-kelompok usaha itu, supaya ekonominya bergerak," tegasnya.

Baca Juga: Kunjungi BP Taksin, Pemkab Pasuruan Curhat Kemiskinan hingga Banjir 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.