Rabu, 22 Jul 2026 13:15 WIB

Eri Cahyadi Diidolakan Partai Lain, Begini Respon PDIP

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 23 Apr 2024 16:18 WIB
Foto: Eri Cahyadi
Foto: Eri Cahyadi

selalu.id - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-Perjuangan menanggapi banyak partai politik lain ingin mengusulkan Eri Cahyadi untuk maju kembali ke kontestasi Bakal Calon Wali Kota Surabaya (Bacawalkot) Pilwali 2024 nanti.

Sekretaris DPC PDIP Surabaya, Baktiono mengatakan bahwa partai bantengnya itu sangat terbuka untuk kerjasama dalam pemilihan kepala daerah untuk memimpin Kota Surabaya.

“Untuk kerjasama dengan partai lain itu pasti. Karena tidak mungkin kota Surabaya ini dipimpin sendiri maka harus ada kerjasama juga dengan partai lain,” kata Baktiono, dihubungi selalu.id, Selasa (23/4/2024).

Baktiono menegaskan yang berhak menyaring dan merekomendasikan para calon dalam pemilihan kandidat Bacawalkot hanya dari DPC PDIP yang diberi kewenangan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk membuka pendaftaran calon Pilwali pada Mei nanti.

Terkait banyak partai lain yang ingin usulkan Eri Cahyadi sebagai kandidat Wali Kota Surabaya periode dua Pilwali, ia menyebut pihak partai sangat senang jika ada yang mendukung kader PDIP.

“PDIP Surabaya sangat senang kalau ada pun parpol lain ikut mengusung dan mendukung dan memenangkan calon dari PDIP, untuk pemilihan Wali Kota 2024,” terangnya.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya itu juga menilai apabila partai lain yang ikut mengusung dan mendukung calon lain meski selain Eri Cahyadi yang direkom oleh DPP PDIP sendiri pastinya pihaknya cukup senang.

“Kalau partai lain ikut mengusulkan ikut mengusung mendukung dan menenangkan calon rekom oleh DPP. Ketua umum Megawati tentu PDIP perjamuan sanga  senang bisa mendukung menenangkan calon dari kader pilihan PDIP,” tegasnya.

Sisi lain, terkait  pendaftaran calon untuk Pilwali ini, lanjutnya, terbuka untuk siapapun termasuk masyarakat umum.

“Sekitar bulan Mei, pembukaan pendaftaran bakal calon kepala daerah dibuka untuk umum. Siapapun boleh baik kader, simpatisan, anggota maupun masyarakat  umum,” terangnya.

Pendaftaran ini termasuk juga calon incumbent atau petahana yakni Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji.

“Boleh, pastilah incumbent tadi maju lagi. Di priotaskan juga karena mereka juga incumbent,” jelasnya.

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.