Rabu, 12 Agu 2026 06:08 WIB

Dicekoki Miras dan Diperkosa, Siswi SMP Surabaya Hamil 5 Bulan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 27 Apr 2023 08:43 WIB
Advokasi kasus pemerkosaan Dewi
Advokasi kasus pemerkosaan Dewi

Selalu.id - Seorang siswi di salah satu SMPN di Surabaya menjadi korban perkosaan oleh dua pemuda usai dicekoki minuman alkhohol atau miras. Kini siswi tersebut atau Dewi (nama samaran) itu hamil lima bulan.

Informasi yang dihimpun selalu.id, aksi pemerkosaan kepada siswi SMP hingga hamil itu terjadi pada Desember 2022 lalu. Ketahuan saat lebaran lalu, karena ibu Dewi curiga dengan gerak gerik putri sulungnya yang seperti orang hamil. Kemudian Dewi pun menceritakan kejadian pemerkosaan yang menimpa dirinya itu kepada orang tuanya.

Kasus ini disampaikan oleh Anggota DPRD Surabaya Imam Syafi'i dan langsung melakukan advokasi dan pendampingan pada hari pertamanya masuk kerja pasca libur Idul Fitri.

Imam menerangkan bahwa, kasus ini sudah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya Selasa malam. Kemarin, Rabu (26/4/2023) korban divisum di RS Bhayangkara Polda Jatim dan langsung opname di RSU Suwandie, karena kondisi kesehatan korban menurun.

"Saya sudah komunikasi dengan dr Billy (direktur RSU Soewandi). Saya ceritakan garis besar kejadiannya. Dokter Billy langsung care," ujar Imam.

Anggota dewan dari Partai Nasdem ini juga sudah kordinasi dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemkot Surabaya Ida Widayati untuk ikut menangani masalah ini. Sebab, saat ini korban sedang trauma berat.

"Alhamdulillah Bu Ida langsung respon cepat. Timnya sudah bertemu dan berdialong dengan korban," papar wakil rakyat yang berlatar belakang wartawan dan pengacara itu.

Menurut Imam, korban Dewi bukan salah pergaulan. Siswi kelas dua SMP ini tipe cewek pendiam. Dia lebih banyak di dalam rumahnya di Kecamatan Bubutan.

"Saat kehadian Dewi diajak tetangganya beli makanan. Ternyata pulangnya mampir di rumah seorang pemuda di kampung tidak jauh dari rumah Dewi.

"Di dalam rumah sudah ada tiga pemuda sedang pesta miras. Dewi Dipaksa ikut minum. Karena tidak pernah minum, kepala Dewi langsung pusing. Saat itulah, dua dari tiga pemuda tersebut menistakan Dewi.

Dewi adalah sulung dari tiga bersaudara dari keluarga miskin. Bapaknya kerja serabutan. Sedangkan ibunya mengais rezki dengan mengamen.

Terkait kasus ini, Imam minta pemkot Surabaya mengobati kesehatan fisik dan psikis Dewi. Kedua, polisi harus secepat cepatnya menangkap pelakunya. Dan ketiga, tidak bisa ditawar lagi, polisi dan satpol pp harus serius memberantas peredaran minuman beralkohol ilegal. Terutama di dekat perkampungan.

"Sudah terbukti banyak mudaratnya. Sama sekali tidak ada kebaikannya," terang aktivis Nahdlatul Ulama ini. (Ade)

Baca Juga: Ini Ciri-ciri Pria Misterius yang Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan Suramadu

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polisi Buru Pelaku Pembakar dan Perusak Mobil Patroli dalam Bentrokan di Pasuruan

Saat ini, Satreskrim Polres Pasuruan terus bergerak mengumpulkan alat bukti guna mengidentifikasi seluruh oknum yang bertanggung jawab dalam insiden tersebut.

Bentrok Oknum Suporter dengan Warga di Pasuruan, 3 Mobil Polisi Dirusak dan Dibakar

Saat ini, Satreskrim Polres Pasuruan masih melakukan penyelidikan secara intensif dengan mengumpulkan alat bukti dan mengidentifikasi pihak yang terlibat.

Konsisten Bangun Citra Positif, SIER Raih Penghargaan Indonesia PR Award 2026

Ahmad Fahrudin mengatakan, penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas upaya SIER dalam membangun komunikasi dan reputasi perusahaan secara konsisten.

Jember Pecahkan Dua Rekor MURI dalam Peringatan HAN 2026

Capaian tersebut sekaligus mempertegas komitmen Jember dalam membangun ruang kegiatan yang inklusif, dengan memberikan kesempatan yang sama kepada anak-anak.

Kunjungi Lahan Terdampak Kekeringan di Gresik, Mentan Amran Tawarkan Solusi Gak Pake Ribet

Data Kementerian Pertanian mencatat, 229,9 hektar lahan pertanian di Jawa Timur terdampak kekeringan. Dari angka itu, ada 19,2 hektar yang berada di Gresik.

Mayat Pria Misterius Ditemukan Mengapung di Bawah Jembatan Suramadu

Saat ini,jenazah pria misterius itu tengah dilakukan visum maupun otopsi di RSUD dr Soetomo Surabaya, untuk mengungkap identitasnya maupun penyebab kematiannya.