Selasa, 21 Jul 2026 01:26 WIB

Dua Pelajar SMA Bangkalan Diduga Diculik, Polisi Amankan Sopir Angkot

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 18 Mei 2022 20:20 WIB
Sopir yang diamankan polisi
Sopir yang diamankan polisi

selalu.id - Dua pelajar SMAN 4 berisinial DAP (17) dan DS (18) diduga menjadi korban penculikan oleh sopir angkut yang berisinial MT (35). Warga setempat di kawasan Jalan Asemrowo, akhirnya menemukan korban sekitar pukul 14.00 WIB, Rabu (18/5/2022).

Kapolsek Asemrowo Kompol, Hari Kurniawan, menyampaikan kronologi kejadian penculikan tersebut berawal saat dua pelajar itu berencana pulang sekolah naik angkot tujuan Patemon, Bangkalan, Madura.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Kemudian Sekira pukul 10.40 WIB mobil Suzuki Cerry warna hijua tua Nopol P-1520-HC melintas, lalu kedua korban naik duduk di tengah.

"Didalam ada 6 orang (depan sopir dan 1 perempuan, belakang 3 laki-laki, tengah 1 perempuan tua),"kata Heri.

Hari menyampaikan, saat mobil melintasi Jembatan Suramadu sekitar pukul 11.45 WIB, dua korban sempat bertanya kepada sopir akan mengantar penumpang dulu ke Suramadu.

"Nah, 3 penumpang (2 L dan 1 P) turun di Kedung Cowek, selanjutnya putar balik masuk gang-gang hingga akhirnya tinggal kedua siswi dan sopir," ujarnya.

Namun, saat melintasi Jalan Asemrowo Kali sekira pukul 13.30 WIB, angkot berjalan lambat akibat ada orang menyeberang jalan. Hal itu menjadi kesempatan korban untuk kabur.

"Saat itu, korban DAP meloncat keluar dari mobil, disusul temannya DS. saat korban meloncat keluar mobil, korban tidak teriak-teriak, sehingga warga sekitar menganggap korban hanya terjatuh,"tuturnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Karena korban tidak berteriak, warga setempat itu tidak mengejar pelaku hanya menolong korban. Lalu, kedua korban pun bercerita ke warga.

"Warga melapor ke Polsek Asemrowo dan korban diamankan di rumah warga Jl Asemrowo Gg.I No.3 RT.2 RW.I Kel.Asemrowo Kec.Asemrowo Surabaya,"jelasnya.

Lebih lanjut Hari menjelaskan, berdasarkan keterangan korban dan warga sekitar. Pihaknya langsung menghubungi Comment Center untuk pemantau jalur-lajur yang mungkinkan dilalui mobil Carry Hijau tua Nopol P-1520-HC untuk diamankan karena diduga pelaku penculikan.

Hari pun melaporkan, ciri-ciri yang telah disampaikan angkot itu diketahui melintas di Jl.Perak Timur, putar balik arah ke Jl.Rajawali.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Lalu, Anggota Sat Lantas Polres Tanjung Perak langsung mengamankan mobil beserta sopir diamankan di Pos Lantas 90 Jalan Perak Timur Surabaya.

Untuk kedua korban, Hari menyampaikan telah dibawa ke Pos Lantas 90 untuk fi crosscek dengan pelaku, ternyata kejadian tersebut dinyatakan benar.

"Selanjutnya pelaku bersama korban di bawa ke Polsek Asemrowo untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.