Rabu, 28 Okt 2026 13:45 WIB

Masuk Musim Hujan, Komisi C DPRD Surabaya Temukan Progres Proyek Masih 12 Persen

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 28 Okt 2026 12:36 WIB
Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati. (Ade/selalu.id)
Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati. (Ade/selalu.id)

selalu.id - Memasuki musim hujan, DPRD Surabaya soroti sejumlah proyek infrastruktur yang secara fisik disebut sudah mencapai sekitar 90 persen diminta segera dituntaskan, terutama pekerjaan yang berkaitan dengan penanganan titik banjir.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati, mengatakan pihaknya menemukan adanya pekerjaan yang secara administrasi tercatat masih memiliki progres rendah karena berkaitan dengan serapan dan pembayaran anggaran. Padahal, progres fisiknya sudah jauh lebih tinggi.

Baca Juga: Pengelola Pasar Tanjungsari Surabaya Minta Pemkot Tak Tebang Pilih Terapkan Perda

“Waktu pembahasan dengan PU, ada pekerjaan yang progresnya masih 12 persen. Padahal pekerjaan ternyata kita cek, itu serapan anggaran terkait dengan pembayaran keuangan, tapi secara fisik sudah 90 persen,” kata Aning, kepada selalu.id, Rabu (29/10/2026).

Menurut dia, kondisi tersebut harus segera diselesaikan agar proyek yang tinggal menyisakan pekerjaan akhir tidak justru berhenti ketika musim hujan tiba.

Aning menyoroti tahap finishing karena meski pekerjaan fisik telah mencapai 90 persen, proyek belum tentu bisa langsung difungsikan apabila bagian akhirnya belum rampung.

“Banyak di beberapa tempat itu yang sudah mau finishing, tapi belum bisa berfungsi, karena belum selesai. Jangan sampai nanti pas musim hujan akhirnya masyarakat menjadi gaduh, karena banyak pekerjaan ini belum selesai,” ujarnya.

Komisi C meminta ketersediaan anggaran untuk pembayaran proyek dipastikan. DPRD juga akan mengawal pekerjaan tersebut agar tidak terhambat persoalan administrasi keuangan.

Aning menyebut, dalam pembahasan APBD, pihaknya telah meminta agar pekerjaan yang progres fisiknya sudah mendekati selesai dapat segera dituntaskan.

“Karena sudah 90 persen kan, 90 persen artinya tinggal sedikit lagi selesai. Itu yang kemarin tadi pada waktu pembahasan APBD kita kawal betul-betul,” katanya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Temukan Masalah, Pembangunan Kos 6 Lantai di Benowo Disetop

Ia menambahkan, dari sisi pendapatan daerah, realisasi PAD hingga Oktober disebut telah mencapai sekitar Rp6,125 triliun dari target Rp6,5 triliun. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan agar proses pembayaran pekerjaan tidak diperlambat.

“Jangan ditahan, jangan diperlambat untuk proses pembayarannya, yang mengakibatkan masyarakat nanti menerima dampak dari hal tersebut,” tegas Politisi perempuan partai PKS itu.

Selain memastikan proyek segera selesai, DPRD juga meminta lintas organisasi perangkat daerah (OPD) bersiap menghadapi kemungkinan banjir, terutama pada lokasi yang masih menjadi titik rawan.

Aning mengatakan, pekerjaan infrastruktur di sejumlah titik memang dapat berkaitan dengan pekerjaan lain atau bersifat multi-use. Karena itu, koordinasi antar-OPD dinilai penting agar pekerjaan yang belum rampung tidak menghambat penanganan ketika hujan deras terjadi.

“Jadi kita memastikan, karena mungkin proses pembangunan ada yang multi-use, itu dipastikan betul titik-titik banjir itu juga,” katanya.

Baca Juga: Dibekuk Persebaya 3-1, Pelatih Madura United Soroti Keputusan Wasit

Termasuk kesiapan sarana pendukung untuk kondisi darurat. Ia mencontohkan kebutuhan penyedotan air yang melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

“Kalau memang darurat, nanti betul-betul tidak bisa ditangani karena multi-use. Maksudnya yang diprioritaskan ini memang yang biasanya terjadi terkenang titik-titik banjir,” jelasnya.

Aning berharap pekerjaan yang menyasar lokasi rawan banjir pada tahun ini benar-benar selesai dan dapat berfungsi sebelum hujan semakin sering terjadi.

“Targetnya tahun ini titik-titik banjir yang tahun-tahun sebelumnya ada banjir seperti contohnya di Surabaya Barat itu sudah terselesaikan dengan baik,” pungkasnya.

Editor : Achmad Supriyadi
Berita Terbaru

Pemkot dan DPRD Mojokerto Setujui 13 Raperda, Fokus APBD 2027 di Pendidikan dan Stunting

Tema besarnya adalah “Meningkatkan Ketahanan Ekonomi dan Sosial Budaya melalui Daya Saing Sektor Unggulan Daerah”.

Sore Ini Presiden Prabowo akan Temui Menlu Singapura

Kedatangan Menlu Singapura ke Indonesia berlangsung mendadak sejak Selasa pagi.

POPDA dan Peparpeda 2024 Dongkrak Prestasi, Kota Mojokerto Bidik 10 Besar

Dibanding 2022, raihan medali dan peringkat pada 2024 mengalami kenaikan signifikan.

Kanwil Kemenag Jatim Bekali ASN Etika Digital dan Ekoteologi

ASN perlu terus meningkatkan kapasitas dan karakter agar mampu menjalankan tugas secara optimal.

Top 5 Berita: Pengelolaan Wisata Sejarah hingga Revitalisasi Pasar Keputran

Pembaca tertarik berita pemerintahan, kriminal.

Waspada Cuaca Ekstrem di Nganjuk Beberapa Hari ke Depan, Ini Imbauan BMKG

Waspadai bencana susulan, mulai dari pohon tumbang, banjir genangan di kawasan perkotaan, hingga ancaman tanah longsor.