Jumat, 31 Jul 2026 23:01 WIB

Kinerja Indosat Melonjak Tajam di 2026, Jatim jadi Penyumbang Terbanyak Kedua

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha. (Dok. Indosat/IOH).
President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha. (Dok. Indosat/IOH).

selalu.id - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melayani lebih dari 14 juta pelanggan di Jawa Timur hingga akhir kuartal II 2026.

Ini juga didukung peningkatan pemanfaatan layanan data sebesar 9,6 persen secara tahunan (year on year/YoY) melalui perluasan konektivitas digital di wilayah perdesaan.

Baca Juga: IM3 SATSPAM+, Inovasi Terbaru dari Indosat untuk Lindungi Penipuan di WA

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha mengatakan kinerja perusahaan pada semester I 2026 menunjukkan transformasi berbasis kecerdasan artifisial (AI) mampu memperkuat bisnis, sekaligus membangun fondasi pertumbuhan digital Indonesia. 

"Pertumbuhan yang kami capai menjadi bukti kuat bahwa strategi kami berjalan baik sekaligus mencerminkan momentum positif dari perjalanan transformasi kami," katanya saat konferensi pers secara daring, Selasa (28/7/2026).

Vikram menjelaskan, jika perusahaan akan terus mengakselerasi transformasi dengan memperkuat kapabilitas AI sebagai mesin pertumbuhan masa depan sekaligus berkontribusi dalam membangun ekosistem AI di Indonesia. 

Pada semester I 2026, Indosat membukukan pendapatan sebesar Rp30,7 triliun atau tumbuh 13,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Wow! Total Pendapatan Indosat Capai Rp51,2 Triliun di 2023

Sementara, EBITDA meningkat 14 persen menjadi Rp14,6 triliun dengan margin mencapai 47,6 persen. Sedangkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk yang dinormalisasi naik 49,2 persen menjadi Rp3,2 triliun. 

Selain itu, trafik data meningkat 19,9 persen secara tahunan, diikuti kenaikan average revenue per user (ARPU) sebesar 17,3 persen menjadi Rp46 ribu, dengan jumlah pelanggan seluler mencapai 93,4 juta. 

Sementara itu, Executive Vice President Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro mengatakan Jawa Timur menjadi basis pelanggan terbesar kedua Indosat di Indonesia dengan lebih dari 14 juta pelanggan hingga akhir kuartal II 2026.

"Program desa terkoneksi menjadi salah satu pendorong peningkatan pemanfaatan layanan data di Jawa Timur yang tumbuh 9,6 persen secara tahunan dengan menjangkau 230 desa," katanya.

Fahd menjelaskan program tersebut dijalankan melalui pendekatan langsung kepada masyarakat dan didukung kolaborasi dengan pelaku usaha setempat untuk memperluas akses konektivitas serta edukasi digital.

Upaya tersebut juga diperkuat dengan hampir 25.000 BTS 4G dan 650 BTS 5G untuk mendukung kebutuhan layanan data yang terus meningkat di Jawa Timur.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Eks Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono Divonis 10 Tahun dalam Kasus Korupsi Dindik Jatim

Majelis menyatakan Hudiyono terbukti turut serta dalam perbuatan yang mengakibatkan kerugian keuangan negara bersama mantan Kadispendik Jawa Timur dan Jimmy.

Polisi Buru Pelaku Pembacokan Anggota PSHT di Ambyar Superclub Surabaya

Polrestabes Surabaya berkomitmen memproses seluruh pihak yang terbukti terlibat dalam tindak pidana tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Urgent! Balita Sakit Anemia Berat di Mojokerto Butuh Bantuan Donor Darah O Bombay Rhesus Positif

Saat ini, bayi yang berusia 2 tahun 3 bulan itu tengah dirawat di RS Sido Waras, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Membutuhkan bantuan segera.

Bukan Sekadar Jeruk: Cerita dari Bantaran Sungai Balongcangkring Mojokerto yang Menghidupi Sekolah

Di bawah kepemimpinan Eko Darsono, 200 pohon jeruk Siam Madu ditanam di atas lahan bantaran seluas sekitar 10 hektare. Hasilnya, untuk kebutuhan SPPG.

Pelindo Regional 3 dan Kejati Jatim Sepakati Optimalisasi Tata Kelola Perusahaan

Perjanjian Kerja Sama (PKS) kali ini juga memperkuat aspek pemulihan aset sebagai bagian penting dalam menjaga aset strategis negara.

APBD Sidoarjo 2025 Surplus Rp61,7 Miliar, DPRD Minta Percepatan Penyerapan Belanja

Namun di balik capaian tersebut, DPRD Sidoarjo tetap memberikan sejumlah catatan evaluatif, terutama terkait optimalisasi penyerapan belanja daerah.