Jumat, 21 Agu 2026 07:01 WIB

Ratusan Siswa Adu Talenta dalam Festival Seni dan Sastra di Jember

Suasana lomba FLS3N di Pompes Alqodiri Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).
Suasana lomba FLS3N di Pompes Alqodiri Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember resmi menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SD tahun 2026, Senin (18/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ponpes Al-Qodiri Jember tersebut diikuti ratusan siswa terbaik dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jember.

Baca Juga: KUA-PPAS P-APBD 2026 Disepakati, Pemkab-DPRD Jember Genjot Pengentasan Kemiskinan Lewat Pelayanan Dasar

Festival tahun ini mengangkat tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Aspirasi Seni Budaya”.

Sebanyak 310 peserta hasil seleksi tingkat kecamatan bersaing menunjukkan kemampuan terbaik di bidang seni dan sastra untuk membawa nama sekolah masing-masing.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember melalui Kasi Kurikulum SD, Mohamad Irfan Zainul Amin, mengatakan seluruh peserta yang tampil merupakan juara dari tingkat kecamatan dan kini mengikuti seleksi lanjutan tingkat kabupaten.

“Peserta hari ini merupakan hasil seleksi tingkat kecamatan. Nantinya kami memilih juara terbaik untuk mewakili Kabupaten Jember di tingkat Provinsi Jawa Timur,” katanya.

Irfan menjelaskan pelaksanaan lomba berlangsung selama tiga hari dengan cabang lomba berbeda setiap harinya.

Pada hari pertama digelar lomba menyanyi solo, mendongeng, dan menulis cerita. Hari kedua dilanjutkan lomba pantomim, sedangkan hari terakhir mempertandingkan cabang tari dan kriya.

Baca Juga: Kala Para Purnawirawan Jember Menantang Angin Pantai Pancer demi Sang Saka

“Untuk hari ini lomba menyanyi, mendongeng, dan menulis. Besok pantomim, lalu hari Rabu ada tari dan kriya,” ungkapnya.

Menurut Irfan, seluruh peserta wajib terdaftar dalam sistem Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) melalui akun Dapodik sekolah sebelum mengikuti tahapan seleksi berjenjang.

“Peserta harus terdaftar di BPTI melalui akun Dapodik. Setelah itu mengikuti seleksi mulai tingkat kecamatan hingga nasional,” jelasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan berharap mampu melahirkan bibit-bibit unggul di bidang seni dan sastra dari Kabupaten Jember. Para juara nantinya akan mendapatkan pembinaan sebelum bertanding di tingkat provinsi.

Baca Juga: Malam Tasyakuran di Petrang Jember Diwarnai Saling Suap Tumpeng

“Kami ingin mencari bibit terbaik Kabupaten Jember untuk dipersiapkan menghadapi kompetisi tingkat Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.

Selain memperoleh trofi dan sertifikat, para pemenang FLS3N juga mendapat manfaat dalam jenjang pendidikan berikutnya melalui jalur prestasi saat Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP.

“Sertifikat juara ini nantinya bisa digunakan anak-anak untuk mengikuti seleksi SPMB tingkat SMP,” pungkas Irfan. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ketika Higgs Games Island Merusak Keluarga

Kasus Yudi Surya jadi cermin kelam bagi masyarakat bahwa alasan keterpaksaan ekonomi tidak bisa menghapuskan konsekuensi hukum dari aktivitas judi online.

Harga Emas Antam Hari Ini: Melonjak Tajam Bunda, Bisa Maljum dengan Enak Nih..

Harga buyback adalah jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.

Sidoarjo Genjot Modal UMKM, BPR Delta Artha Salurkan Kurda Bunga 2 Persen ke Ribuan Debitur

Bagi pelaku usaha mikro yang butuh suntikan dana segar hingga Rp10 juta, mereka kini tak perlu pusing memikirkan agunan tambahan.

Kejar Target Investasi Rp43 Triliun di 2026, Pemkot Surabaya Andalkan Perizinan Berbasis AI

Sistem perizinan terintegrasi ini memungkinkan para pelaku usaha memantau perkembangan berkas cukup dari ponsel tanpa perlu bolak-balik datang ke kantor dinas.

Kejari Surabaya Tangani Sindikat Kasus Penipuan Asmara Online, Begini Cara Pelaku Beraksi

Kejaksaan mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur janji manis maupun permintaan uang dari orang yang baru dikenal secara daring tanpa pernah bertemu.

Fraksi PDIP Semprit Pemprov Jatim Soal P-APBD 2026: Tambahan Belanja Rp2,64 Triliun Jangan Cuma jadi SiLPA!

Tak hanya sektor pembangunan fisik, Fraksi PDIP juga mendesak penyelesaian hak-hak rakyat yang belum tertangani.