Jumat, 21 Agu 2026 05:47 WIB

Pameran Pendidikan Jember 2026: Tampilkan Karya Siswa Hebat, Gaungkan Pendidikan Berbasis Cinta Anak

Kepala Dinas Kabupaten Jember, Arief Tjahyono saat mendapat kehormatan di Aula Dispendik Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).
Kepala Dinas Kabupaten Jember, Arief Tjahyono saat mendapat kehormatan di Aula Dispendik Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember menggelar Pameran Pendidikan Transformasi Pendidikan Berbasis Cinta Anak Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.

Kegiatan itu berlangsung selama dua hari, 11–12 Mei 2026 di Graha Wiyata Mandala Kantor Dispendik Kabupaten Jember.

Baca Juga: KUA-PPAS P-APBD 2026 Disepakati, Pemkab-DPRD Jember Genjot Pengentasan Kemiskinan Lewat Pelayanan Dasar

Acara pembukaan berlangsung meriah dan penuh nuansa kebersamaan. Kegiatan diawali dengan pembagian santunan kepada anak yatim piatu, kemudian dilanjutkan hiburan tabuhan khas Tiongkok yang memukau para tamu undangan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Arief Tjahyono, Ketua DPRD Kabupaten Jember Ahmad Halim, sejumlah kepala OPD, camat, guru, pelajar, serta tamu undangan lainnya.

Berbagai stan dipamerkan dalam gelar karya tersebut, mulai dari klaster perkotaan dan UMKM, perkebunan, pesisir dan perikanan, pertanian, hingga stan pendidikan keluarga. Seluruh karya merupakan hasil kreativitas siswa dan guru dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Jember.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tjahyono mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hardiknas 2026 yang tidak hanya bersifat seremonial.

“Bagaimana kita menampilkan karya daripada adik-adik ini yang kalau kita lihat luar biasa, tidak kalah dengan karya orang dewasa. Produk-produknya juga beragam dan mewakili kondisi geografis Kabupaten Jember,” katanya, Senin (11/5/2026).

Menurut Arief, gelar karya tersebut menjadi wadah bagi siswa dan guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai TK dan RA, SD dan MI, SMP dan MTs, hingga SMA, SMK, MA, SLB, serta PKBM untuk menunjukkan praktik baik dan inovasi pendidikan.

Konsep pameran dibagi dalam beberapa klaster yang menggambarkan topografi dan karakter wilayah Kabupaten Jember, yakni klaster perkotaan dan UMKM, perkebunan, pesisir dan perikanan, serta pertanian.

Baca Juga: Kala Para Purnawirawan Jember Menantang Angin Pantai Pancer demi Sang Saka

“Petunjuk dari Gus Bupati, peringatan Hari Pendidikan Nasional ke depan tidak hanya sekadar upacara seremonial. Setelah sebelumnya ada talkshow, sekarang kita adakan pameran gelar karya siswa dan guru,” jelasnya..

Arief pun mengajak masyarakat Jember untuk datang langsung melihat hasil karya para pelajar yang dipamerkan mulai pukul 07.00 WIB hingga 15.00 WIB di Aula Graha Wiyata Mandala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember.

Dalam kesempatan itu, Arief juga menyinggung pentingnya keberagaman dan toleransi di dunia pendidikan.

Menurutnya, penampilan budaya Tiongkok dalam pembukaan menjadi simbol keberagaman masyarakat Jember.

Baca Juga: Malam Tasyakuran di Petrang Jember Diwarnai Saling Suap Tumpeng

“Kita diminta belajar sampai ke negeri Cina. Ini bukti bahwa Kabupaten Jember itu multi-ras, multi-suku, dan multi-agama. Tidak boleh ada intoleransi, SARA, maupun bullying di Kabupaten Jember,” tegasnya.

Selain itu, Arief turut mengungkapkan adanya dukungan anggaran pembangunan pendidikan tahun 2026 sebesar sekitar Rp90 miliar untuk 124 titik.

Anggaran tersebut berasal dari pemerintah pusat melalui kementerian, bukan dari APBD Kabupaten Jember.

Arief menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja keras Bupati Jember, Muhammad Fawait dalam memperjuangkan bantuan pendidikan ke pemerintah pusat sehingga Kabupaten Jember menjadi salah satu daerah penerima terbesar di Indonesia. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ketika Higgs Games Island Merusak Keluarga

Kasus Yudi Surya jadi cermin kelam bagi masyarakat bahwa alasan keterpaksaan ekonomi tidak bisa menghapuskan konsekuensi hukum dari aktivitas judi online.

Harga Emas Antam Hari Ini: Melonjak Tajam Bunda, Bisa Maljum dengan Enak Nih..

Harga buyback adalah jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.

Sidoarjo Genjot Modal UMKM, BPR Delta Artha Salurkan Kurda Bunga 2 Persen ke Ribuan Debitur

Bagi pelaku usaha mikro yang butuh suntikan dana segar hingga Rp10 juta, mereka kini tak perlu pusing memikirkan agunan tambahan.

Kejar Target Investasi Rp43 Triliun di 2026, Pemkot Surabaya Andalkan Perizinan Berbasis AI

Sistem perizinan terintegrasi ini memungkinkan para pelaku usaha memantau perkembangan berkas cukup dari ponsel tanpa perlu bolak-balik datang ke kantor dinas.

Kejari Surabaya Tangani Sindikat Kasus Penipuan Asmara Online, Begini Cara Pelaku Beraksi

Kejaksaan mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur janji manis maupun permintaan uang dari orang yang baru dikenal secara daring tanpa pernah bertemu.

Fraksi PDIP Semprit Pemprov Jatim Soal P-APBD 2026: Tambahan Belanja Rp2,64 Triliun Jangan Cuma jadi SiLPA!

Tak hanya sektor pembangunan fisik, Fraksi PDIP juga mendesak penyelesaian hak-hak rakyat yang belum tertangani.