Kamis, 22 Okt 2026 05:41 WIB

Atlet Wushu Probolinggo Borong Medali di Kejurnas Piala Wali Kota Surabaya 2026 ‎

  • Penulis : Inung
  • | Senin, 04 Mei 2026 16:27 WIB
Para atlet Wushu Probolinggo saat mendapatkan medali di Kejurnas Wushu Piala Wali Kota Surabaya. (Dok. Wushu Probolinggo).
Para atlet Wushu Probolinggo saat mendapatkan medali di Kejurnas Wushu Piala Wali Kota Surabaya. (Dok. Wushu Probolinggo).

‎selalu.id - Atlet Wushu Kabupaten Probolinggo kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu Piala Wali Kota Surabaya yang berlangsung di Fairway Nine Mall pada 1 hingga 3 Mei 2026, para atlet muda berhasil membawa pulang sejumlah medali dari kategori Wingchun junior dan veteran.

Baca Juga: Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

‎Salah satu atlet yang berhasil meraih prestasi adalah Nia Rahmadani, siswi kelas XI E MAN 1 Paiton. Ia sukses menyabet medali perunggu pada kategori Wingchun Muk Yan Chong Junior.

‎Prestasi serupa juga diraih Nina Aulia Carolan, siswi kelas X SMA Tunas Luhur Paiton yang memperoleh medali perunggu pada kategori Wingchun Bart Jaam Dao Junior.

‎Kemudian, Fulvian Raditya Irsyat Sugiono, siswa kelas IX E SMPN 3 Kota Probolinggo, turut menyumbangkan medali perunggu pada kategori Wingchun Muk Yan Chong Junior.

‎Sementara itu, prestasi tertinggi diraih pelatih Wingchun Kabupaten Probolinggo, Eko Sumedhi.

Baca Juga: Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Pria yang sehari-hari menjabat sebagai Kasi Pemerintahan Kecamatan Kotaanyar tersebut berhasil meraih medali emas pada kategori Wingchun Muk Yan Chong Veteran.

‎Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Wushu Probolinggo, Muhammad Iqbal Maulana, mengapresiasi capaian para atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama Kabupaten Probolinggo di ajang nasional.

‎‎Menurutnya, hasil tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet Wushu di Kabupaten Probolinggo terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya di nomor Wingchun.

Baca Juga: Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi 4 Orang, Ini Daftar Namanya

‎“Prestasi ini tentu sangat membanggakan dan menjadi motivasi bagi atlet-atlet lainnya untuk terus berlatih dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” katanya, Senin (4/5/2026).

‎Iqbal berharap para atlet muda Kabupaten Probolinggo terus meningkatkan kemampuan serta pengalaman bertanding agar dapat meraih hasil yang lebih baik pada ajang regional maupun nasional mendatang.

‎‎“Semoga prestasi ini menjadi penyemangat bagi seluruh atlet Wushu Kabupaten Probolinggo untuk terus berkembang dan membawa nama daerah semakin dikenal melalui olahraga,” jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.